Anak Usia 6-11 Tahun di Anambas Mulai Divaksin COVID-19

Suasana saat vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD 001 Tarempa. (F:ist)

ANAMBAS – Akhirnya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penyakit, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) melakukan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak usia 6 hingga 11 tahun di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (18/12/2021).

Vaksinasi kali ini dilakukan atas kerjasama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penyakit, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Anambas bersama TNI/Polri, dan Badan Inteligen Negara (BIN) Republik Indonesia dan Kegiatan vaksinasi Perdana itu berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 001 Tarempa, Kecamatan Siantan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Baban Subhan menerangkan, bahwa vaksinasi bagi anak-anak baru bisa dilaksanakan hari ini karena mengingat vaksinasi bagi lanjut usia (lansia) baru mencapai 60 persen di Anambas, yang mana hal tersebut merupakan syarat utama sebelum dilakukannya vaksinasi anak-anak tersebut.

“Semalam vaksinasi untuk lansia di Anambas baru mencapai 60 persen, sehingga baru hari ini kita bisa melaksanakannya, dan kita juga beruntung karena hari ini para wali murid dan orangtua murid sedang mengambil raport anak-anaknya,” terangnya

Ia juga mengatakan vaksinasi ini baru dilakukan di 2 kecamatan di Anambas, yakni Kecamatan Siantan dan Kecamatan Palmatak.

“Kita baru menerima 2 laporan digelarnya vaksinasi bagi anak-anak di Anambas, karena kita harus menggesa terlebih dahulu vaksinasi bagi lansia sebelum melanjutkan ke anak-anak,” kata Baban.

Lajut Baban, Pihaknya juga berterimakasih kepada TNI, Polri dan BIN atas sinerginya dalam membantu menciptakan herd immunity bagi anak-anak di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami ucapkan terimakasih kepada TNI, Polri, serta BIN, kami harapkan dengan dilakukannya vaksinasi ini anak-anak juga bisa memiliki herd immunity, sehingga kasus positif COVID-19 di Anambas bisa terus menurun,” harap Baban.

Sementara itu, salah satu orangtua murid SD Negeri 001 Tarempa, Alex, mengatakan bahwa Ia selaku orangtua mendukung penuh kegiatan ini.

“Karena saya sudah di vaksin, ya saya sebagai orangtua juga setuju anak saya divaksin,” ungkapnya. (KG/WNY)