Bakti Lubis dan DKP Kepri Verifikasi 62 KK Calon Penerima Alat Tangkap Nelayan di Desa Pauh Moro

KARIMUN – Anggota DPRD Kepri dapil Karimun, Bakti Lubis, SH., MH yang diwakili Afrizal bersama Dinas Kelautan & Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, melakukan kegiatan verifikasi calon penerima alat tangkap nelayan untuk 62 kepala keluarga (KK) di Desa Pauh Kecamatan Moro, Kamis (9/9/2021) pagi tadi.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala Desa Pauh, Usman tokoh masyarakat dan warga lainnya.

Usman menyambut baik program itu dan berharap agar apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Saye berharap nantinye bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan kalau dah dapat barang mike jual beli TV pulak,” candanya disambut tawa warga yang hadir.

Sementara itu, Nasir koordinator kelompok nelayan Desa Pauh mengatakan, sangat berbesar hati karena usulan yang mereka ajukan tahun 2020 membuahkan hasil.

“Usulan yang kami ajukan melalui pak Bakti Lubis kemudian diteruskan ke OPD terkait dan membuahkan hasil. Tentu, ini sangat bermakna bagi kami nelayan pesisir,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Afrizal mengatakan, khusus untuk Desa Pauh usulannya sudah terealisasi.

“Alhamdullilah usulan yang sudah terealisasi di antaranya pemasangan meteran + instalasi listrik sebanyak 33 kepala keluarga. Masing-masing memperoleh 5 titik, beberapa unit mesin tempel Yamaha 15 PK, bantuan jaring tangsi, dan masih banyak lagi usulan lainnya yang masih berproses,” ungkap Afrizal.

Untuk jaring tangsi sendiri, estimasi total secara keseluruhan, kata Afrizal, sebanyak 1.300 pcs, dimana masing-masing kepala keluarga  diprediksi akan memperoleh 20 pcs jaring.

Menurut Afrizal, semua itu terwujud berkat kerja sama semua pihak, baik dari masyarakat, legislatif dalam hal ini Bakti Lubis maupun dinas terkait.

“Alhamdulillah, 2 periode sebagai anggota DPRD Karimun dan 1 periode DPRD Kepri, masyarakat sudah banyak menikmati hasil kerja keras bapak (Bakti Lubis-red). Beliau berkomitmen akan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya. (ky/mun)