BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Bulan

Foto ilustrasi.

TANJUNG PINANG (Kepriglobal.com) – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Pinang, meminta masyarakat ┬áKepulauan Riau mewaspadai gelombang tinggi saat fenomena gerhana bulan, Jumat (19/11/2021).

Terutama bagi warga yang beraktivitas di perairan. Pasalnya, gerhana bulan ini dapat mempengaruhi gelombang laut.

Fenomena gerhana bulan itu, merupakan fenomena yang berlangsung saat bumi menutupi cahaya matahari, berakibat pada tidak sampainya cahaya matahari ke bulan.

Prakirawan Cuaca BMKG Tanjung Pinang, Putri Permata Sari, mengatakan, fenomena tersebut merupakan fenomena yang terjadi sebanyak dua kali dalam satu tahun.

“Hari ini gerhana yang akan terjadi gerhana bulan sebagian,” kata Putri di Kantor BMKG Tanjung Pinang.

Ia menuturkan, sebelumnya gerhana bulan total sudah terjadi pada 26 Mei 2021 lalu. Gerhana itu, dapat terlihat di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kepri.

“Untuk Kepri dapat teramati pada fase akhirnya pukul 19.05 WIB, khusus wilayah Natuna yakni Ranai dapat terlihat lebih awal sekitar pukul 17.47 WIB,” ujar Putri.

Ia menjelaskan, gerhana bulan dapat berdampak pada ketinggian permukaan laut di seputaran Kepri. Hal itu dapat terlihat jelas, pada wilayah Ranai dan Anambas.

“Wilayah Tarempa dan Ranai lebih tinggi. Bisa berkisar antara 0,5 sampai 2 meter,” ujarnya lagi.

Oleh sebab itu, BMKG mengimbau agar masyarakat lebih waspada, terutama saat beraktivitas di wilayah perairan. (kg/pan)

Sumber: Diskominfo.kepriprov.go.id