Dinas Sosial P3APMD Anambas Ajak Warga Tak Berat Hati Ikuti BPJS Ketenagakerjaan

Foto bersama Kabid PMD Dinsos P3APMD, M. Dwi Jaya Putera dan Kabid Kepesertaan BPJS Tanjungpinang, Wahyu Wibowo. (Foto:ist)

ANAMBAS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Naker) Tanjungpinang memberikan sosialisasi kepada Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) se-Kabupaten Kepulauan Anambas digedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Jl Hang Tuah Kelurahan Tarempa, Selasa (29/3/2022).

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Tanjungpinang, Wahyu Wibowo mengatakan, sosialisasi ini merupakan upaya mensejahterakan pekerja khususnya lembaga RT/RW dalam jaminan yang diberikan oleh pemerintah.

“Upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat dengan memberikan perlindungan yang ada dalam program BPJS Naker, baik Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU),” kata Wahyu.

Dirinya juga menyampaikan, program yang terdaftar saat sosialisasi ini dari beberapa program yang disediakan ialah Jaminan Kesehatan dan Jaminan Kecelakaan Kerja bagi pekerja status PU dan BPU yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya RT/RW.

“Untuk RT/RW yang mendaftar dalam program BPJS Naker mendapatkan 2 jaminan, sedangkan penambahan program sendiri bisa juga dilakukan dengan melaporkan ke pelayanan yang berada di Anambas,” sampainya.

Sementara itu, Dinas Sosial P3APMD melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, M. Dwi Jaya Putera menjelaskan, antusias peserta sosialisasi RT/RW yang baru saja digelar sangat baik, hampir seluruh peserta bersedia diikutsertakan dalam program BPJS Naker tersebut.

“Antusias peserta sangat baik, pemotongan yang dilakukan untuk biaya program tersebut juga hanya Rp. 5.600, tentu saja sangat terjangkau dengan manfaat yang diberikan,” jelasnya.

Dwi juga menghimbau, bagi seluruh lapisan masyarakat agar tidak berat hati mengikuti program kesejahteraan yang dibuat oleh pemerintah melalui BPJS Naker, karena hal itu bisa membantu memberikan jaminan disaat bekerja sesuai dengan program yang diikuti.

“Kepada seluruh masyarakat agar bersedia mengikuti program-program yang diberikan oleh pemerintah, apalagi terkait jaminan ketika sedang bekerja, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbau Dwi. (KG/WNY)