Kepala SDN 006 Liuk Raih Tiga Penghargaan pada Peluncuran Buku Gurindam Kalbu ASEAN

Suasana Saat Acara Peluncuran Buku Gurindam Kalbu di Gedung Teater kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. (Foto: WNY)

ANAMBAS – Wanita asal Anambas berhasil meraih berbagai anugerah penghargaan internasional yang membuat harum dan bangga nama daerah.

Wanita tersebut ialah Azizah, S.Pd.I, warga Desa Piabung yang juga berprofesi sebagai Kepala SDN 006 Liuk berhasil meraih 3 penghargaan di acara peluncuran Buku Gurindam Kalbu ASEAN pada tanggal 18 Desember lalu di Gedung Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

Kegiatan yang digelar selama 3 hari itu dihadiri oleh para penyair dari dalam dan luar negeri sebanyak 300 orang. Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 16 Desember dengan acara bazar makanan tradisional dan pameran lukisan buku-buku PERRUAS dilanjutkan Seminar Gurindam pada tanggal 17 Desember siang dan konser Gurindam kata raga oleh pemimpin PERRUAS, Asrizal Nur juga dihadiri artis lawas Paramita Rusadi dan penyanyi muda Glow Rosa.

Pada tanggal 18 Desember adalah malam puncak peluncuran buku Gurindam Kalbu ASEAN dan penyerahan anugerah bagi penyair-penyair yang dinilai layak untuk menerimanya. Azizah berhasil meraih 3 penghargaan yaitu:

1. Mentor Berdedikasi
2. Penggerak Gurindam Berdedikasi
3. Kepala Sekolah Berprestasi pilihan PERRUAS tahun 2022.

Tidal hanya itu, penghargaan yang berhasil ia persembahkan untuk masyarakat Anambas adalah ia berhasil membawa 25 penulis asal Anambas untuk ikut berpartisipasi menulis Buku Gurindam Kalbu ASEAN, sehingga Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat juara 3 penulis terbanyak tingkat ASEAN.

“Harapannya ke depan ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat Anambas ikut menulis buku terutama di kalangan guru-guru dan pemerintah supaya literasi di Anambas berkembang pesat, sehingga buku-buku yang dihasilkan dapat diarsipkan di perpustakaan sekolah, perpustakaan daerah dan di TBM-TBM yang ada di Kepulauan Anambas,” harap Azizah, Kamis (29/12/2022).

Azizah juga berharap kegiatan literasi ini didukung oleh pemerintah daerah agar penulis-penulis lebih semangat menggerakkan literasi di Kabupaten Kepulauan Anambas tercinta ini. (KG/WNY)