LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis tersebut berlangsung selama tiga hari, 11–13 Februari 2026.
Musrenbang tingkat kabupaten ini menjadi forum krusial dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah satu tahun ke depan, sekaligus memastikan kesinambungan antara program daerah dan prioritas pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Lingga menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak bisa lagi berjalan secara parsial. Pemerintah daerah, kata dia, harus mampu menyelaraskan visi pembangunan lokal dengan arah kebijakan pemerintah pusat sebagaimana disampaikan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, 2 Februari 2026.
Pada Rakornas tersebut, Presiden menekankan pentingnya penguatan sinergi pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, percepatan pengentasan kemiskinan, serta penguatan ekonomi rakyat sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
“Sinkronisasi kebijakan adalah kunci. Apa yang menjadi prioritas nasional harus mampu kita terjemahkan secara konkret dalam program daerah yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Selain itu, Presiden juga menginstruksikan penerapan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di seluruh lingkungan pemerintahan. Gerakan tersebut dimaknai sebagai upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, tertib, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Sejalan dengan arahan tersebut, Pemkab Lingga menyatakan komitmennya untuk mendukung sejumlah program prioritas nasional, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pengembangan Kampung Nelayan sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Tak hanya fokus pada program sosial dan ekonomi kerakyatan, Musrenbang RKPD 2027 juga menekankan percepatan pembangunan infrastruktur melalui perencanaan yang matang, penganggaran yang tepat sasaran, serta pelaksanaan yang disiplin dan tepat waktu. Infrastruktur dinilai sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Lingga.
Forum Musrenbang ini turut menjadi ruang partisipatif bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, usulan, serta gagasan konstruktif demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Dengan digelarnya Musrenbang RKPD 2027, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap perencanaan pembangunan ke depan tidak hanya selaras dengan kebijakan nasional, tetapi juga realistis, adaptif terhadap tantangan, serta mampu menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Musrenbang Kabupaten Lingga 2026 Resmi Dibuka, Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan. (kg/as)











