Nuryanto hadiri Pembukaan STQH IX Kota Batam

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH, MH dan Wakil Ketua I, Muhammad Kamaluddin, berkesempatan menghadiri tahapan seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) IX tingkat Kota Batam. (F: ist)

BATAM  – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) IX tingkat Kota Batam telah dimulai dan akan berlangsung dari Jumat (10/3/2023) hingga Rabu (15/3/2023) di Lapangan Sepak Bola Usman Harun, Sei Beduk, Kota Batam.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH, MH, Wakil Ketua I, Muhammad Kamaluddin, serta Anggota Komisi IV, Taufik Muntasir dan Anggota Komisi III, Amri, SE.

Acara STQH ini diresmikan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dengan tema “Melalui STQH ke-9 Tahun 2023, Kita Wujudkan Batam Sebagai Bandar Dunia Madani Modern dan Sejahtera menuju Batam Kota Baru”.

STQH IX disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam. Pembukaan STQH IX berlangsung meriah dengan sejumlah penampilan hingga defile dari masing-masing khafilah kecamatan.

Ketua DPRD Batam Nuryanto bersama Wali Kota Batam HM Rudi menyerahkan piala bergilir kepada panitia, untuk kembali dipertandingkan. Nuryanto bersama pejabat lainnya, ikut memukul kompang sebagai tanda dimulainya STQH tingkat Batam.

Politisi PDIP ini berharap agar STQH berjalan dengan baik dan melahirkan qori dan qoriah yang terbaik dari masing-masing utusan kecamatan. Ia juga berharap para peserta menunjukkan prestasi terbaik dalam pergelaran STQH ini dan mewakili Batam di STQH tingkat provinsi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan motivasi kepada para peserta dengan memberikan bonus tambahan bagi peserta terbaik.

“Saya minta dewan hakim untuk menilai peserta secara objektif demi menentukan peserta yang benar-benar terbaik,” tekan Rudi.

Selain itu, melalui STQH ini, Rudi berharap terwujudnya Batam Madani Modern dan Sejahtera menuju Batam Kota Baru, sesuai tema STQH IX tahun ini.

Tema Batam Kota Baru mengandung makna Batam sebagai kota yang direncanakan dan dibangun secara detail memperhatikan kebutuhan pelayanan publik, kegiatan usaha dan kenyamanan serta kebahagiaan warganya. kg/mwh