Pemkab Anambas Mulai Salurkan Bansos dan BLT Pangan

Tampak antrian sejumlah KPM yang menerima bansos dan BLT di Kantor Pos dan Giro Tarempa. (Foto:ist)

ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas bersama PT. Pos sudah mulai menyalurkan bantuan bantuan sosial (bansos) dan juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat Anambas, Jumat (9/9/2022).

Untuk diketahui, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdata berjumlah 1551 orang dengan 515 KPM di wilayah Pulau Siantan, 662 Pulau Palmatak dan 374 Pulau Jemaja.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD), Usman menjelaskan, penyaluran bansos yang disalurkan melalui PT. Pos dilakukan secara bertahap dan bersamaan dengan BLT Pangan.

“Tahap pertama sudah diberikan mulai dari Kamis 8 September 2022 lalu oleh PT. Pos, bersamaan dengan BLT Pangan dari Kemensos, dengan total Rp 500 ribu,” jelas Usman.

Dirinya mengatakan, Rp 500 ribu yang disalurkan tersebut dirincikan dengan bantuan bansos berjumlah Rp 300 ribu, yang perbulannya Rp 150 ribu selama 4 bulan dan BLT Pangan yang biasa disalurkan Rp 200 ribu setiap bulan.

“KPM menerima Rp 500 ribu pada tahap pertama penyaluran bantuan sosial ini, yang mana penyalurannya langsung selama 2 bulan dan ditambah BLT Pangan,” katanya.

Usman juga berharap, agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam membantu perekonomiannya, terutama masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Pemkab Anambas tentu saja berharap agar bantuan sosial yang diberikan pemerintah ini dapat berguna bagi masyarakat dalam membantu ekonomi masyarakat terutama pasca kenaikan BBM,” harapnya.

Sementara itu, Pjs Kepala PT. Pos Anambas, Joko Permadi menjelaskan, pihaknya melaksanakan penyaluran selama 10 hari dimulai dari 8 September 2022 lalu dengan proses penyaluran mendatangi rumah-rumah warga dan langsung ke kantor pos.

“Kita menyalurkan juga dengan door to door agar lebih cepat dan tepat sasaran, seandainya warga tersebut tidak ada dirumah, nantinya mereka dapat mendatangi kantor pos yang ada di wilayah terdekatnya,” jelas Joko.

Joko juga menyampaikan, bagi KPM yang ingin melakukan pengambilan bantuan sosial dan BLT Pangan cukup dengan mendatangi pos serta membawa data diri saja.

“Masyarakat yang ingin mengambil dana bantuannya di kantor pos cukup dengan membawa data diri seperti KTP penerima. Jika ada halangan dan harus diwakilkan, maka harus membawa KK penerima dan KTP, perwakilan juga harus mempunyai hubungan dengan penerima seperti yang tercantum di KK,” ucapnya. (KG/WNY)