Penyebaran Penyakit HIV Sudah Sampai Anambas, Ini Pesan Kadinkes

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit DKPPKB, Ferry Oktavia. (foto:ist)

ANAMBAS – HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan semakin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Penyakit yang berbahaya seperti ini ternyata tidak hanya terjadi di kota-kota besar, di Kabupaten Kepulauan Anambas sendiri ternyata penyebaran penyakit tersebut telah menjangkit ke masyarakat.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit, Ferry Oktavia ketika dijumpai oleh awak media di ruang kerjanya, Senin (26/9/2022).

“Untuk kasus HIV sendiri di Anambas telah terdata oleh dinkes sebanyak 15 orang, yang mana 10 diantaranya di Tarempa, 4 di Letung dan 1 lagi di Palmatak,” jelas Ferry Oktavia.

Dirinya juga mengatakan, dari ke 15 orang yang terdata tersebut telah menjalani pengobatan teratur yang dapat mencegah perkembangan virus HIV tersebut.

“Penyakit HIV ini pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, namun bisa dilakukan pengobatan sehingga perkembangan HIV di dalam tubuh pasien yang positif bisa di tekan bakterinya,” katanya.

Ferry juga menghimbau, jika masyarakat yang mempunyai pola hidup bebas dan sering melakukan hubungan sex dengan banyak pasangan agar menggunakan alat pengaman guna safety terhadap kemungkinan penyakit seksual yang ada.

“Saya tidak menyarankan untuk melakukan hubungan seks bebas, akan tetapi perbuatan seseorang juga tidak bisa kita larang. Alangkah baiknya hindari seks bebas dengan banyak pasangan, peran orang tua juga harus lebih mengawasi anak-anaknya agar penyakit HIV tidak menjangkit keluarga kita,” himbaunya.

Dirinya juga menyarankan, kepada siapa saja masyarakat Kepulauan Anambas untuk mengecek kondisi kesehatannya di tempat pelayanan kesehatan terdekat guna mengantisipasi hal-hal tidak terlalu berlarut.

“Kita pihak pelayanan kesehatan selalu terbuka untuk umum, siapa saja yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan silahkan datang ke rumah sakit atau puskesmas terdekat, guna mengantisipasi sejak dini hal-hal seperti penyakit HIV,” katanya. (KG/WNY)