Penyerahan BB Tersangka MI dan MA Memasuki Tahap II

Tampak penyerahan tersangka MI dan MA di Kantor Cabjari Tarempa. (Foto:ist)

ANAMBAS – Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Natuna di Tarempa menyerahkan barang bukti (BB) juga tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi dana hibah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang telah memasuki tahap II.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Cabjari Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap dalam pers rilis, Senin (21/2/2022).

“Dugaan korupsi dana hibah FPK saat ini telah masuk tahap II, yang mana kami menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti dari Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Cabjari Tarempa kepada Penuntut Umum Cabjari Tarempa,” sampai Roy.

Roy menuturkan, sebelumnya penyidik sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) atas kedua tersangka pada 5 Januari lalu.

“Setelah dikirimkannya SPDP pada 5 Januari lalu, pada 4 Februari kemarin juga sudah kami mengirimkan berkas perkara tahap I atas nama tersangka MI dan MA,” tuturnya.

Dirinya juga menjelaskan, selanjutnya para tersangka akan dilakukan penahanan di tingkat penuntutan oleh penuntut umum selama 20 hari kedepan, di Rumah Tahanan (Rutan) Bintahmil Lanal Tarempa.

“Setelah dilaksanakan tahap II ini, penuntut umum segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas I Tanjungpinang pada awal bulan Maret mendatang,” jelas Roy.

Karena perbuatannya tersebut, kedua tersangka dikenai Pasal 2 Ayat 1 Junto Pasal 18 UU Republik Indonesia nomor 31 Tahun 1999, Pasal 3 Ayat 1 Junto Pasal 18 UU Republik Indonesia nomor 31 Tahun 1999, serta ancaman hukuman yakni hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar, serta hukuman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda minimal Rp 50 juta serta paling banyak Rp 1 miliar.(KG/WNY)