PT. Moya Diberi Tambahan Waktu Tiga Bulan Kelola Air Batam

Kepala BP Batam Muhammad Rudi memberikan pemaparan. (F: Ist)

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan memperpanjang kontrak pengelolaan air bersih di masa transisi kepada PT Moya Indonesia selama 3 bulan.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjelaskan hal tersebut dilakukan karena masih lambatnya proses tendernisasi pengelolaan air bersih di Batam

“Tentang SPAM ini, sebagaimana diketahui bersama bahwa BP Batam sudah mengambil alih. Dan hari ini sudah hampir 4 bulan berjalan. Dan setelah berkonsultasi dengan kejaksaan dan institusi terkait guna menghindari adanya pelanggaran, akhirnya diambil kesimpulan bahwa pengelolaan air bersih di masa transisi yang dijalankan oleh PT Moya Indonesia kita perpanjang selama 3 bulan ke depan,” jelas Rudi saat jumpa pers dengan awak media di ruang Marketing BP Batam, Kamis (1/4/2021) sore.

Ia pun menyebutkan, nantinya bakal ada semacam konsultan yang akan membantu proses tersebut.

“Setelah konsultasi ke kejaksaan tadi, dan memperbolehkan saya ‘hire’ konsultan, makanya kita tambah 3 bulan kedepan pengelolaan air bersih PT Moya Indonesia ini,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berharap tender pengelolaan air dengan masa konsesi 25 tahun ini tidak sampai salah langkah.

“Intinya, ditender pengelolaan air bersih ini kita tidak ingin salah langkah. Dan saya tidak ingin BP Batam merugi nantinya. Dimana kenaikan dan pertumbuhannnya harus jelas. Dan pada akhirnya kita tidak ingin BP Batam nombok. Makanya saya bolehkan hire konsultan dengen sebelumnya meminta masukan dari kejati dan institusi lagi,” tuturnya. ZK/MUN

2 Comments on "PT. Moya Diberi Tambahan Waktu Tiga Bulan Kelola Air Batam"

  1. 487915 119279I dont normally check out these types of sites (Im a pretty modest person) – but even though I was a bit shocked as I was reading, I was surely a bit excited as properly. Thanks for generating my day 166356

  2. Really enjoyed this blog.Really looking forward to read more. Cool.

Leave a comment

Your email address will not be published.