Sekdakab Anambas Lantik Pengurus FTBM

Sambutan Sekdakab Anambas, Sahtiar, SH., MM saat pelantikan kepengurusan FTBM Anambas. (Foto:ist)

ANAMBAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar secara resmi melantik kepengurusan daerah Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Anambas di aula Anambas Resort, Jalan Tanjung Tebu, Selasa (15/3/2022).

Sekretaris Daerah Anambas, Sahtiar menyampaikan bahwa dia sangat mendukung kegiatan literasi yang tujuannya memberikan motivasi kepada masyarakat untuk kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM), karena menurutnya ditengah perkembangan zaman saat ini butuh penanaman budaya membaca agar tidak hilang.

“Saya sangat mendukung adanya FTBM di Anambas, karena selain untuk meningkatkan budaya membaca di tengah era yang telah modern, budaya membaca juga sebagai dorongan dalam dunia pendidikan agar melahirkan generasi atau SDM yang unggul dan berkompeten,” kata Sahtiar.

Ia juga mengaku kaget dengan prestasi yang telah diberikan oleh Anambas seperti TBM terbesar di Kepri dan juga Kampung Literasi seperti yang disampaikan oleh Asep Juanda.

“Saya kaget ternyata Anambas mendapat beberapa prestasi yang sangat bagus, khususnya TBM Anak Bangsa dan ini harus dipertahankan juga ditingkatkan lagi,” ucapnya.

Sahtiar berpesan, kepada pengurus yang dilantik untuk bisa kompak, menjalankan amanah dengan lapang dada sebagai organisasi yang tujuannya mendorong dunia pendidikan Indonesia menjadi lebih baik.

“Saya harapkan para pengurus tetap kompak sehingga bisa menciptakan generasi yang sadar literasi dan menjadikan anak bangsa menjadi menonjol di dunia pendidikan,” pesan Sahtiar.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Bahasa Kepri, Asep Juanda, S.Ag., M.Hum dalam sambutannya mengatakan, bahwa terbentuknya FTBM di Anambas merupakan sebuah dorongan dalam upaya menanamkan budaya literasi kepada masyarakat Indonesia di dalam dunia pendidikan.

“Saya sangat mendukung segala kegiatan yang berkaitan dengan literasi, apalagi dalam upaya memajukan generasi bangsa agar menjadi lebih berkompeten dalam dunia pendidikan dan menjadi bangsa yang hebat,” kata Asep.

Ia juga menyampaikan, bahwa Anambas sebagai TBM terbesar se-Kepri dengan memiliki 3500 buah buku, juga telah dinobatkan sebagai salah satu dari 30 Kampung Literasi se-Indonesia sudah saatnya ada sebuah forum dalam mewadahi setiap tempat bacaan.

“Dengan prestasi yang telah diberikan oleh Anambas, sudah semestinya ada organisasi FTBM. Gunanya tidak hanya kepada taman bacaan yang sudah ada, masyarakat yang ingin memajukan dunia pendidikan terutama dalam literasi juga masuk dalam tupoksi sebuah forum ini,” sampainya.

Sebelumnya, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) membentuk organisasi Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Anambas, pada Minggu lalu di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan.

Adapun tujuan pembentukan FTBM adalah untuk mewadahi taman bacaan masyarakat yang ada di kabupaten/kota, juga tempat saling bertukar pikir, juga forum dalam membantu perkembangan TBM di daerah.(KG/WNY)