Soal PPDB 2023, Alex Ungkap Tak ada Kusut yang Tak Selesai

Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Alex Guspeneldi

BATAM – Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Alec Guspeneldi, SH MH mengungkapkan bahwa tidak ada kusut yang tidak selesai dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Katanya, pihaknya terus memperjuangkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Akan terus kami benahi agar semua orang bisa mendapatkan halnya untuk pendidikan yang layak,” ungkap Alex Guspeneldi menyikapi banyaknya persoalan dalamn PPBD SLTA 2023 di Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis 13 Juli 2023 di Batam.

Dikatakan, tidak mudah memang menyelesaikan persoalan PPDB setiap tahunnya yang berujung pada persoalan keterbatasan kelas dan faktor lainnya.

Namun sebagai anggota DPRD Kepri yang sudah berjuang sejak 2029 lalu paparnya, dia bersama pemerintah daerah snenatiasa menyusun rancangan aturan, menyampaikan usul dan pendapat dalam setiap rapat untuk kepentingan pendidikan.

“Hari ini, persoalan yang dihadapi adalah keterbatasan SMK di Batam yang belum bisa terfasilitas. Sementara itu, antusias anak-anak Kepri yang ingin melanjutkan pendidikan mereka di SMK. Setiap tahun, selalu saja ada aduan dan keluhan masyarakat yang menjadi catatan penting bagi saya sendiri,” kata Calon Anggota Legisltif (Caleg) DPR RI ini.

Kata Alex pihaknya senantiasa memikirkan langkah-langkah strategis untuk bisa menyelesaikan persoalan PPDB setiap tahun. Sebab dia sangat sadar bahwa hak warga negara mendapatkan pendidikan layak harus terwujud.

Pihaknya dalam kesempatan tersebut akan berjuang untuk mengusulkan berbagai pendekatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Misalnya sebut Alex yakni dengan merekrut guru yang berkompeten, merekomendasikan kepala sekolah yang memiliki pengalaman manajerial atau bahkan menambah ruang kelas baru.

“Hal itu bisa diwujudkan, secara perlahan melalui hak untuk menyampaikan usul dan pendapat dan wewenang lainnya yang melekat kepada saya sebagai anggota DPRD. Pendidikan merupakan hak mutlak anak-anak Kepri!,” tegasnya. (ghafur)