Tiga Remaja Alami Kecelakaan Tunggal dan Jatuh ke Laut di Jembatan SP 1

Ketiga korban laka tunggal saat dibawa ke RSUD Tarempa. (F:ist)

ANAMBAS – Jalan Selayang Pandang (SP) I kembali memakan korban, kali ini tiga orang anak mengalami kecelakaan tunggal dari sepeda motor metik hingga terjatuh ke dalam laut di bawah jembatan SP I, yang mengakibatkan salah satu dari mereka meninggal dunia.

Kronologi bermula ketika korban berinisial TN (12) yang sedang mengendarai sepeda motor metik Yamaha MIO dengan nomor polisi BP 5498 JG terganggu penglihatannya karena mukena yang digunakannya terhempas angin lalu menutupi wajahnya, sehingga bersama AM (12), dan DI (11) terjatuh dari sepeda motor hingga tercebur ke laut, Minggu (2/1/2022) sekira pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Siantan, Iptu Gunawan Husein membenarkan, bahwa memang ada 3 anak-anak yang menjadi korban dalam kejadian tersebut dan memakan satu korban jiwa.

“Ketika terjatuh ke laut, DI dan TN berhasil menyelamatkan diri, namun dikarenakan AM tidak bisa berenang, nyawa AM tak terselamatkan,” ujar Iptu Gunawan Husein kepada media ini, Senin (3/1/2021).

Iptu Gunawan Husein juga berpesan untuk mengurangi resiko kecelakaan kepada anak-anak, agar para orangtua terus berperan penting dengan menjaga anak-anaknya dan tidak membiarkan anak tanpa pengawasan.

“Jika anak-anak belum cukup umur untuk membawa kendaraan bermotor, maka jangan diberikan mengendarai sepeda motor terlebih dulu, supaya hal serupa tak kembali terjadi,” pesan Kapolsek Siantan, Iptu Gunawan Husein. (KG/WNY)