Bupati Natuna Sampaikan Pidato Perdana

NATUNA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Pidato Perdana Bupati Natuna Masa Jabatan 2025-2030, Selasa (4/3/2025). Acara berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta doa bersama.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Natuna, Rusdi, didampingi Wakil Ketua I, Daeng Ganda Rahmatullah dan Wakil Ketua II, Wan Aris Munandar. Seluruh anggota DPRD Natuna turut hadir dalam sidang ini.

Selain itu, tampak hadir Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wakilnya Jarmin Sidik, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Boy Wijanarko, serta jajaran pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Natuna Rusdi mengapresiasi kepemimpinan Bupati sebelumnya, Wan Siswandi, dan Wakilnya, Rodial Huda, atas dedikasi mereka dalam memajukan daerah. Ia juga menyampaikan harapan besar kepada kepemimpinan yang baru.

“Kami ucapkan selamat kepada Saudari Bupati Cen Sui Lan dan Saudara Wakil Bupati Jarmin Sidik. Semoga dapat bekerja maksimal demi kemajuan Natuna,” ujar Rusdi.

Sebelum menyampaikan pidato perdananya, Bupati Cen Sui Lan menerima Memori Serah Terima Jabatan yang diserahkan oleh Sekda Natuna, Boy Wijanarko.

Dalam pidatonya, Cen Sui Lan mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berharap dukungan dari semua pihak agar pemerintahan berjalan dengan baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Natuna. “Mudah-mudahan ini semua menjadi berkah bagi kita semua,” ucapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya adaptasi terhadap kebijakan nasional yang saat ini menerapkan konsep Astacita, yakni pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan program nasional. “Pembangunan ini harus berjalan berkelanjutan dan sejalan dengan pemerintah pusat. Kita harus satu komando dalam membangun daerah,” tegasnya.

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, Cen Sui Lan meminta semua pihak memahami kondisi yang ada dan tetap bekerja sama untuk mencari solusi terbaik. “Kita sedang berada dalam masa efisiensi, namun kita tetap berupaya keluar dari kondisi yang kurang nyaman ini. Saya berharap semua pihak dapat bekerja sama,” paparnya. (KG/IK)