LINGGA – Bupati Lingga Muhammad Nizar tak ingin pesan soal kebersihan kantor hanya menjadi slogan di atas kertas. Kamis pagi (12/2/2026), ia bersama Wakil Bupati Novrizal turun langsung memimpin gotong royong dan bersih-bersih di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga.
Tanpa seremoni berlebihan, Nizar ikut menyapu, merapikan ruang kerja, dan menata lingkungan kantor bersama para ASN. Aksi ini menjadi penegasan bahwa perubahan budaya birokrasi harus dimulai dari keteladanan pimpinan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penerapan lingkungan kerja yang Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI), yang sebelumnya disampaikan Nizar dalam forum Musrenbang.
Bagi Nizar, kebersihan dan kerapian kantor bukan perkara sepele. Ia menyebut, wajah kantor pemerintahan adalah cermin keseriusan negara dalam melayani rakyat.
“Kalau ruang kerja saja tidak terurus, bagaimana kita bicara pelayanan publik yang prima? Disiplin itu dimulai dari hal-hal kecil,” tegas Nizar.
Ia memberikan apresiasi kepada jajaran BPKAD yang cepat merespons arahan tersebut. Namun di saat yang sama, ia juga mengirim sinyal tegas kepada OPD lain agar tidak menunggu perintah kedua.
“Ini bukan kegiatan seremonial. Saya minta seluruh OPD bergerak. Budaya ASRI harus menjadi standar bersama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga,” ujarnya.
Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan itu dipandang sebagai pesan kuat bahwa reformasi birokrasi tidak cukup lewat regulasi dan rapat-rapat formal. Perubahan, menurut Nizar, harus terlihat dan dirasakan.
Gerakan gotong royong ini sekaligus menegaskan komitmen Nizar–Novrizal membangun tata kelola pemerintahan yang lebih disiplin, responsif, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik. (kg/as)











