Owner Showroom Mobil Bekas Siap Musyawarah Menentukan Pilihan Cagub, Cawako, dan Caleg

Owner showroom mobil bekas Batam diskusi warung kopi membahas calon pemimpin masa depan bangsa ini, Senin (14/8/2023). (f:ihl)

Owner showroom mobil bekas Batam diskusi warung kopi membahas calon pemimpin masa depan bangsa ini, Senin (14/8/2023). (f:ihl)

BATAM – Pemilu 2024 di Batam semakin hari semakin menarik untuk dibicarakan. Mulai dari rawan politik uang alias money politics dan juga politik identitas.

Para owner atau pemilik showroom mobil bekas di Batam juga ikut andil dalam hal pesta rakyat yang akan digelar 14 Februari 2024 nanti.

Semua ini dibicarakan di Warung Kopi 8899. Tidak ada yang tidak selesai jika dibicarakan di warung kopi.

Makin siang, makin ramai, terkadang bisa lupa sampai menjelang magrib masih juga membahas para calon pemimpin bangsa ini.

Tua dan muda, semua berbaur membicarakan calon presiden, calon gubernur, calon walikota dan calon legislatif baik ditingkat DPR RI maupun tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Warung kopi adalah salah satu tempat yang tak bisa lepas dari budaya nongkrong orang Indonesia.

Rekam jejak partai politik dan calon anggota legislatif menjadi bahan bahasan para owner showroom mobil bekas Batam.

“Kami belum menentukan pilihan untuk menentukan kepada siapa mandat hendak diberikan,” terang Samsul salah satu senior di jagat jual beli mobil bekas Batam.

“Proses pemilihan bakal calon pemimpin bangsa kita ini harus selektif kita lakukan, semestinya kita sebagai rakyat juga bisa menentukan calon pemimpin yang mampu untuk menakhodai negara yang begitu besar ini. Tidak bisa kita hanya menyerahkan begitu saja kepada partai politik dalam menentukan calon pemimpin bangsa ini,” ungkap pak Suharno yang akrab disapa pak De.

Sikap pemilih yang lebih selektif ini akan lebih hati-hati dan selektif dalam menentukan calon anggota legislatif yang dipilihnya. Salah satu hal yang membuat kecenderungan sikap ini tidak lepas dari penilaian publik soal kinerja lembaga legislatif yang belum memenuhi harapan publik.

Di sudut meja terdengar lebih serius membahas tentang calon gubernur dan calon Walikota Batam.

“Pokoknya gubernur kita nanti Muhammad Rudi, berdosa kali kita tidak memilih beliau, jalan sudah seluas lapangan sepak bola dibuatnya, sampai susah awak nyebrang, wkwkwkw….”, seloroh Afrizal sambil tertawa.

Dilain pihak ada juga pendukung gubernur Kepri yang saat ini masih menjabat.

“Ansar Ahmadlah yang tetap cocok jadi gubernur, sholawatnya bikin merinding bulu kuduk awak, pemimpin yang agamis,” celetuk Sukmawan sambil melirik Afrizal.

Meskipun semuanya punya jagoan masing-masing, sikap keakraban antara owner showroom mobil bekas Batam ini tetap solid terjaga layaknya seperti satu rumpun keluarga besar.

“Lebih selektif memilih calon presiden, calon gubernur, calon walikota dan calon anggota legistalif memang sikap normatif yang perlu kita miliki. Bagaimanapun, memilih calon anggota legislatif dengan lebih hati-hati tidak lepas dari upaya menghasilkan lembaga perwakilan rakyat yang lebih baik. Harus diakui citra lembaga DPR saat ini memang masih jauh dari harapan publik,” terang Jhon Katana sambil menyeruput secangkir kopi hitamnya.

“Pada intinya para owner showroom mobil bekas Batam ini belum menentukan pilihan. Jadi bagi para bapak-bapak terhormat yang ingin maju diperhelatan pesta rakyat 2024 nanti bisalah kita duduk ngopi bersama,”tutup Taufik mengakhiri. (kg/ihl)