NATUNA – Aksi nyata kepedulian terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Natuna Polda Kepulauan Riau. Sabtu (14/2/2026), aparat kepolisian bersama warga bergotong royong memperbaiki jembatan dan pelabuhan rakyat di Desa Hilir, Kecamatan Serasan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB itu melibatkan personel Polsek Serasan, perangkat desa, tokoh nelayan, serta masyarakat setempat. Perbaikan dilakukan menyusul kondisi jembatan yang telah lapuk dan dinilai membahayakan pengguna.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. melalui Kapolres Natuna, agar jajaran kepolisian aktif melaksanakan gerakan Gotong Royong Indonesia Asri sekaligus hadir langsung membantu kebutuhan masyarakat.
Jembatan dan pelabuhan rakyat tersebut merupakan urat nadi aktivitas warga Desa Hilir. Selain menjadi akses utama para nelayan melaut dan membawa hasil tangkapan, jalur itu juga digunakan guru-guru yang mengajar di SDN 006 Serasan dan SMPN 003 Serasan di Desa Batu Berian. Kondisi yang rusak tentu berisiko terhadap keselamatan sekaligus menghambat mobilitas warga.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga membantu solusi atas persoalan sosial masyarakat.
“Akses ini sangat vital bagi nelayan dan para guru. Karena kondisinya sudah memprihatinkan dan berpotensi membahayakan, maka kami bergerak bersama masyarakat untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.
Semangat kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut. Polisi dan warga bahu-membahu memperbaiki struktur jembatan serta fasilitas pelabuhan secara manual, mencerminkan sinergi nyata antara aparat dan masyarakat pesisir.
Perbaikan ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang, tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna, tetapi juga memperkuat roda perekonomian nelayan serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar di Kecamatan Serasan.
Polres Natuna membuktikan bahwa kehadiran negara dapat dirasakan langsung hingga ke pelosok, melalui kerja nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (KG/IK)











