NATUNA – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui aksi gotong royong di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Natuna bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Pemerintah Desa Sungai Ulu, serta masyarakat bergandengan tangan melakukan revitalisasi Jembatan Mahligai, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali fasilitas umum yang selama ini minim perawatan. Jembatan Mahligai ditata dan dipercantik dengan nuansa Merah Putih sehingga diharapkan menjadi ikon sekaligus sarana penghubung yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Revitalisasi dan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tersebut merupakan bentuk sinergi Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program prioritas Asta Cita serta arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, dan membuka akses masyarakat di wilayah pelosok.
Kepala Desa Sungai Ulu, Supriyanto, mengatakan Jembatan Mahligai telah lama berdiri, namun dalam beberapa waktu terakhir belum mendapatkan perawatan secara optimal.
“Jembatan Mahligai ini sudah lama dibangun, namun tidak ada lagi perawatan. Karena itu, kami bersama Satpolairud, Bhabinkamtibmas dan warga sekitar bergotong royong membersihkan sekaligus mengubahnya menjadi Jembatan Merah Putih,” ujarnya.
Menurut Supriyanto, revitalisasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan fasilitas penghubung antardusun tetap layak digunakan.
Selain membersihkan badan dan bahu jalan, warga bersama aparat juga memastikan kondisi jembatan tetap aman dan berfungsi dengan baik.
“Kalau sudah terlihat cantik seperti ini, orang yang melintas pun pasti akan berhenti sejenak untuk melihat dan berfoto,” katanya.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap fasilitas publik sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini untuk mendukung program prioritas Asta Cita dan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas antardesa, melancarkan distribusi ekonomi, serta membuka akses pelosok nusantara,” ujar Novyan.
Ia menekankan, keberadaan fasilitas umum yang terawat tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mencerminkan kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.
“Yang paling utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas infrastruktur umum,” tegasnya.
Kapolres berharap Jembatan Merah Putih yang menghubungkan akses jalan dari Dusun Lemang menuju Dusun Mahligai, Desa Sungai Ulu, dapat terus dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam merevitalisasi jembatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif, bukan hanya terhadap kondisi fasilitas umum, tetapi juga terhadap kenyamanan masyarakat dan para pengguna jalan.
“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik yang selama ini terjalin. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat,” kata Cen Sui Lan.
Revitalisasi Jembatan Mahligai menjadi Jembatan Merah Putih pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan menjelang HUT ke-81 RI. Lebih dari itu, keberadaan jembatan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama demi mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan. (KG/IK)
