Peningkatan Signifikan Penerimaan Pajak di Anambas Melalui Program PKB

Kepala UPTD PPD Samsat Kepulauan Anambas, Leny Elviasari, SE. (Foto: kas)

ANAMBAS – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang menjalankan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlangsung mulai tanggal 16 Oktober hingga 18 November 2023.Program ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, karena bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam hal administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah, Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Kepulauan Anambas, Leny Elviasari, SE, menjelaskan bahwa ini adalah ketiga kalinya program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Program ini menyediakan keringanan pokok atas tunggakan PKB sebesar 50 persen, pembebasan sangsi administrasi PKB, dan pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Raya (SWDKLLJ) selain tahun berjalan,” jelas Leny Elviasari, Kamis (26/10/2023).

Leny Elviasari mengungkapkan, meskipun animo masyarakat cukup baik, terdapat kendala terkait kendaraan bermotor yang berasal dari luar daerah.

“Banyak kendaraan bermotor di Anambas yang belum terdaftar di database Samsat Anambas, karena proses registrasi kendaraan baru saat itu belum tersedia. Untuk kendaraan yang dari luar, mutasi harus dilakukan terlebih dahulu, yang menyebabkan kendala berupa biaya, ongkos, dan waktu yang terbuang,” ungkapnya.

Leny Elviasari berharap masyarakat akan memanfaatkan program ini, meskipun kendaraan bermotor yang berasal dari luar daerah harus melakukan mutasi terlebih dahulu.

“Kami juga akan melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pemutihan PKB,” ujarnya.

Leny Elviasari menyampaikan, saat ia mulai bertugas di Samsat Kepulauan Anambas, penerimaan pajak terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2019 mencapai target Rp.42,077,481, pada tahun 2020 mencapai target Rp.113,803,890, pada tahun 2021 mencapai target Rp.176,478,150, dan pada tahun 2022 mencapai target sebesar Rp.1,291,880,718.

Ini menunjukkan efektivitas program-program yang diterapkan dalam pengelolaan pendapatan daerah.

“Dalam hal ini, saya berharap semoga program pemutihan PKB ini dapat sukses dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Anambas serta berkontribusi pada peningkatan penerimaan pajak di wilayah tersebut,” harapnya. (KG/Kas)