12/10/2026
IMG-20261012-WA0011

LINGGA – Membangun prestasi olahraga tidak cukup hanya dengan mengandalkan bakat, tetapi juga membutuhkan pembinaan, keberanian, disiplin, dan kesempatan untuk berkompetisi sejak usia dini. Semangat inilah yang mewarnai pembukaan Turnamen Futsal U-10, U-12, dan U-14 Piala Ketua DPRD Kabupaten Lingga Tahun 2026, Senin (12/10/2026).

Digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, turnamen ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, serta membangun mental bertanding melalui kompetisi yang sehat.

Mengusung tema “Semangat Berlatih, Meningkatkan Mental Bertanding untuk Meraih Prestasi”, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 48 tim, yang terdiri atas 16 tim kategori U-10, 16 tim U-12, dan 16 tim U-14.

Antusiasme para peserta menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini memiliki tempat penting dalam menumbuhkan generasi muda yang aktif, percaya diri, dan berorientasi pada prestasi.

Ketua Panitia Pelaksana, Aipda Mastur, mengatakan turnamen ini terlaksana berkat dukungan Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, yang menyokong kebutuhan uang pembinaan, piala, dan piagam bagi para peserta.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut serta berharap turnamen futsal usia dini ini dapat berjalan lancar hingga penutupan dan menjadi agenda berkelanjutan di Kabupaten Lingga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Lingga atas dukungan yang diberikan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dari pembukaan hingga penutupan dan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujar Mastur.

Novrizal: Turnamen Jadi Ruang Tumbuhnya Bakat dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, dalam sambutannya mengapresiasi panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.

Menurutnya, turnamen futsal dapat menjadi sarana untuk menemukan bibit atlet potensial, membangun karakter generasi muda, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah Kabupaten Lingga, lanjutnya, mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka sejak dini.

“Turnamen ini membuktikan bahwa pembinaan anak-anak kita dalam mengembangkan bakat sejak dini sangat penting. Melalui kegiatan seperti ini, kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar, berlatih, dan mengukur kemampuan dalam suasana kompetisi,” ungkap Novrizal.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama selama pertandingan berlangsung. Menang dan kalah, menurutnya, merupakan bagian dari proses yang harus diterima dengan lapang dada.

Sebab, di balik setiap pertandingan, terdapat pelajaran tentang kedisiplinan, kerja sama tim, keberanian, serta sikap menghargai lawan.

Maya Sari: Bukan Hanya Mengejar Juara, tetapi Membangun Persahabatan

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, S.Sos., secara resmi membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi terselenggaranya kompetisi futsal bagi kelompok usia dini tersebut.

Maya mengungkapkan, turnamen futsal kategori U-10, U-12, dan U-14 ini merupakan pelaksanaan perdana. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal yang baik bagi perkembangan olahraga futsal sekaligus melahirkan lebih banyak atlet muda berbakat dari Kabupaten Lingga.

Ia menegaskan bahwa anak-anak yang mengikuti turnamen ini tidak seharusnya dibebani dengan tuntutan untuk selalu menang. Sebaliknya, mereka perlu diberikan ruang untuk menikmati permainan, membangun kepercayaan diri, serta belajar dari setiap pengalaman di lapangan.

“Ini merupakan kegiatan perdana kita untuk turnamen futsal U-10, U-12, dan U-14. Mari kita sama-sama berdoa agar kegiatan ini berjalan lancar dan bisa terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” kata Maya.

Kepada seluruh peserta, Maya berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga kegembiraan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Ini pertandingan anak-anak. Saya berharap mereka bisa bertanding dengan semangat dan bergembira. Jangan hanya menjadikan turnamen ini sebagai ajang merebut gelar juara, tetapi jadikan juga sebagai ajang silaturahmi,” pesannya.

Menurut Maya, setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi. Karena itu, pengalaman bertanding, keberanian mencoba, serta kemauan untuk terus berlatih merupakan bagian penting dalam perjalanan mereka menjadi atlet yang lebih baik.

Menanam Semangat Hari Ini, Menuai Prestasi di Masa Depan

Penyelenggaraan Turnamen Futsal Piala Ketua DPRD Lingga 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Ajang ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, mulai dari disiplin, kerja sama, tanggung jawab, hingga semangat pantang menyerah.

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa. Salah satu langkah untuk mempersiapkan generasi yang unggul adalah memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi sesuai minat dan bakatnya.

Dari lapangan futsal, anak-anak Lingga belajar bahwa prestasi tidak diraih dalam satu pertandingan, melainkan melalui latihan yang konsisten, semangat untuk memperbaiki diri, serta keberanian menghadapi tantangan.

Sebab, juara sejati bukan hanya mereka yang berhasil mengangkat piala, tetapi juga mereka yang mampu menghargai lawan, menerima kekalahan dengan lapang dada, dan terus berjuang untuk menjadi lebih baik.

Melalui turnamen ini, harapan besar dititipkan kepada 48 tim peserta agar terus mengasah kemampuan dan menjaga semangat berolahraga. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang, seluruh peserta telah mengambil langkah penting dalam perjalanan menuju masa depan yang lebih berprestasi. (kg/as)