09/10/2026
IMG-20261009-WA0014

NATUNA – Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik melepas tim peneliti dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Institut Agama Islam (IAI) Natuna tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis IAI Natuna dalam memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat kemitraan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik menyampaikan apresiasi kepada IAI Natuna atas komitmennya mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama lintas negara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Institut Agama Islam Natuna yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama internasional,” ujar Jarmin.

Menurutnya, keberangkatan tim peneliti dan mahasiswa KKN Internasional bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan kesempatan untuk memperluas wawasan, bertukar pengetahuan dan budaya, sekaligus memperkenalkan Kabupaten Natuna kepada masyarakat internasional.

Jarmin berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman baru, membangun relasi, serta menjalin hubungan kerja sama berkelanjutan dengan lembaga pendidikan di Malaysia.

Jarmin juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik bangsa, daerah, dan almamater selama mengikuti rangkaian kegiatan di luar negeri.

“Tunjukkan sikap disiplin, semangat belajar, serta karakter masyarakat Melayu Natuna yang santun, ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” pesannya.

Ia menambahkan, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Natuna, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kapasitas generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Natuna, lanjut Jarmin, akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas SDM, termasuk melalui penguatan kerja sama pendidikan dan pengembangan jaringan akademik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap kerja sama ini terus berkembang. Ke depan, tidak hanya penelitian dan KKN internasional, tetapi juga pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, seminar internasional, serta program akademik lainnya yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Natuna, Dr. H. Umar Natuna menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program lawatan akademik dan penguatan kemitraan kelembagaan antarbangsa.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 10–20 Oktober 2026 di sejumlah wilayah Malaysia, yakni Johor, Malaka, dan Terengganu.

Menurut Umar, agenda yang dilaksanakan mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen, kegiatan mengajar, serta seminar antarbangsa. Program KKN Internasional juga menjadi bagian dari pengembangan pengalaman akademik mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah dibangun antara lembaga pendidikan yang terlibat.

Umar berharap kegiatan di luar kampus dapat memperkaya pengalaman mahasiswa, memperluas pemahaman terhadap kehidupan masyarakat dan budaya negara lain, serta memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.

Melalui program kolaborasi internasional ini, IAI Natuna berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kerja sama akademik lintas negara sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Natuna.

Pelepasan tim peneliti dan mahasiswa KKN Internasional tersebut menjadi awal pelaksanaan rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu mempererat hubungan akademik Indonesia dan Malaysia serta memberikan manfaat bagi pengembangan SDM dan pembangunan daerah. (KG/IK)