NATUNA – Setelah melewati perjalanan panjang selama 26 tahun mengabdi sebagai aparatur sipil negara, Ferizaldi resmi menutup masa baktinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna. Momen pelepasan purna tugas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna itu berlangsung penuh haru, kehangatan, dan rasa kekeluargaan.
Acara yang digelar di Lobi Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Senin (3/8/2026), menjadi bentuk penghargaan Pemkab Natuna atas dedikasi dan loyalitas seorang aparatur yang telah menghabiskan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk melayani daerah dan masyarakat.
Di hadapan Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, serta jajaran Pemkab Natuna, Ferizaldi menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan pemerintah daerah.
Dengan penuh kerendahan hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah sebagai abdi negara masih terdapat kekurangan maupun hal yang belum dapat diberikan secara maksimal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati yang telah membuat kegiatan ini. Saya merasa sangat terhormat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan sebagai aparatur Pemkab Natuna,” ungkap Ferizaldi.
“Mohon maaf apabila selama pengabdian masih ada kekurangan dan kekhilafan. Semoga apa yang telah saya lakukan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat Natuna,” tambahnya.
Perjalanan karier Ferizaldi di pemerintahan dimulai sejak tahun 2000. Selama lebih dari dua dekade pengabdian, berbagai amanah telah dipercayakan kepadanya, mulai dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Kantor Camat Bunguran Timur, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Camat Pulau Tiga, Camat Serasan Timur, Camat Bunguran Barat, Kepala Bagian Fasilitasi Sekretariat DPRD, hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna sebelum memasuki masa purna tugas.
Bagi Pemkab Natuna, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi Ferizaldi dalam mendukung roda pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan Ferizaldi selama 26 tahun.
Menurutnya, tidak banyak orang yang mampu menjaga konsistensi dan semangat pengabdian dalam kurun waktu yang panjang. Dedikasi tersebut menjadi teladan bagi aparatur lainnya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Saya rasa hampir sebagian besar waktu Bapak telah dihabiskan untuk pemerintah daerah dan masyarakat Natuna. Setelah purna tugas ini, gantilah waktu yang hilang tersebut bersama keluarga. Nikmati kebersamaan dan lakukan hal-hal yang mungkin selama ini belum sempat dilaksanakan,” ujar Cen Sui Lan.
Bupati juga berpesan agar masa purna tugas tidak dipandang sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai babak baru untuk menikmati hasil dari pengabdian yang telah diberikan.
“Tidak perlu berkecil hati, Pak. Bapak sudah 26 tahun mengabdi dan itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Sekarang waktunya beristirahat, menjaga kesehatan dan berkumpul bersama keluarga tercinta,” katanya.
Rangkaian kegiatan pelepasan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Bupati Natuna kepada Ferizaldi sebagai simbol penghormatan dan ucapan terima kasih atas jasa serta pengabdian yang telah diberikan.
Pelepasan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian bagi negeri akan selalu meninggalkan jejak. Ferizaldi bukan hanya meninggalkan jabatan, tetapi juga meninggalkan nilai, pengalaman dan keteladanan bagi generasi aparatur Pemerintah Kabupaten Natuna. (KG/IK)
