LINGGA – Mengawali tahun kerja 2026, Bupati Lingga Muhammad Nizar secara tegas “mengetuk” kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga. Dalam apel bersama di halaman Kantor Bupati Lingga, Daik Lingga, Senin (5/1/2026), Nizar menekankan bahwa integritas, disiplin, dan inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Berakhirnya tahun 2025, menurut Nizar, harus menjadi momen refleksi jujur atas kinerja birokrasi daerah. Ia mengingatkan bahwa masyarakat semakin kritis terhadap kualitas pelayanan publik dan tidak lagi mentolerir birokrasi yang lamban, abai, atau bekerja tanpa arah.
“ASN adalah wajah pemerintah. Apa yang dirasakan masyarakat hari ini adalah cerminan dari cara kita bekerja,” tegas Nizar dalam amanatnya.
Memasuki tahun 2026, Bupati Lingga meminta seluruh ASN memperbarui niat pengabdian dan meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif. Disiplin dan profesionalisme, kata dia, harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas, terlebih di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Nizar juga menyoroti pentingnya integritas dan etika dalam pelayanan, sekaligus mendorong ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika regulasi. Ia menegaskan bahwa birokrasi yang enggan berubah akan tertinggal dan gagal menjawab kebutuhan masyarakat.
“Inovasi harus lahir dari keberanian berpikir dan bertindak. Tidak ada ruang bagi ASN yang hanya bekerja rutinitas tanpa dampak,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah. Ego sektoral, menurut Nizar, hanya akan menghambat laju pembangunan dan memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat.
Di akhir amanatnya, Bupati Lingga mengingatkan ASN agar menjaga sikap dan perilaku, baik di lingkungan kerja maupun di ruang publik. ASN, kata dia, dituntut menjadi teladan dan panutan, bukan sekadar pelaksana administrasi.
Apel awal tahun ini menjadi penanda arah pemerintahan Kabupaten Lingga di tahun 2026, sekaligus sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi, peningkatan kinerja, dan pelayanan publik berkualitas menjadi agenda yang tidak bisa ditawar.(Kg)













