Batam, – Aktivitas kegiatan di pelabuhan pesisir Jembatan Tiga Barelang kini jadi sorotan. Fasilitas yang seharusnya digunakan untuk aktivitas masyarakat pesisir itu diduga telah berubah fungsi sebagai jalur penyelundupan berbagai macam barang tanpa dokumen kepabeanan, seperti rokok ilegal, barang elektronik dan berbagai macam barang lainnya.
Lokasi dermaga pelabuhan tersebut berada persis di kawasan pesisir Jembatan Tiga, Barelang, Kota Batam.
Informasi dari warga sekitar menyebutkan, kendaraan-kendaraan pengangkut barang mulai berdatangan sejak sore hari dan lalu lalang keluar masuk pelabuhan hingga subuh.
“Kegiatan di lokasi sudah cukup lama, kendaraan-kendaraan pengangkut barang mulai berdatangan sejak sore hari keluar masuk pelabuhan hingga subuh, kalau terkait dengan barang-barang bawaan saya kurang tahu,” ujar salah satu warga sekitar.
Hasil pantauan awak media di lokasi, terdapat dua unit kendaraan truk lori boks berwarna kuning saat itu sedang memasuki pelabuhan dan melakukan bongkar muat barang dengan kapal-kapal yang bersandar. Sayangnya, awak media tidak diperbolehkan memasuki area bongkar muat maupun area pelabuhan, sehingga jenis barang yang dibawa tidak dapat dipastikan.
Aktivitas bongkar muat barang berlangsung cukup rapi dan tertutup, sehingga sulit diketahui secara pasti jenis barang apa saja yang melintas dari pelabuhan tersebut dan memperkuat dugaan adanya praktik penyelundupan terorganisir yang melanggar ketentuan kepabeanan.
Pemilik barang diduga sengaja memakai jasa pelabuhan tikus untuk menghindari pajak dan bea masuk negara dengan memasukkan dan mengeluarkan barang tanpa dokumen kepabeanan yang sah.
Sementara itu, sumber lain yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa pelabuhan tersebut sering di gunakan untuk lintasan penyelundupan rokok ilegal ke berbagai wilayah. Akan tetapi informasi tersebut masih memerlukan proses verifikasi lebih lanjut karena terkendala dengan akses masuk ke lokasi sehingga belum dapat dipastikan keabsahannya.
Bea Cukai Batam dan Aparat Penegak Hukum diharapkan untuk segera meninjau kegiatan yang berlangsung dan melakukan pengawasan intensif di lokasi, guna meminimalisir kegiatan-kegiatan ilegal yang dapat merugikan negara.
Hingga berita ini diterbitkan pihak pengelola maupun penanggung jawab aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut belum dapat di konfirmasi. Namun aktivitas kegiatan bongkar muat barang di area pelabuhan masih terus berlanjut.®
