05/10/2026
IMG-20261005-WA0023

NATUNA – Bupati Natuna, Cen Sui Lan melakukan penyegaran jajaran birokrasi dengan merotasi lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Natuna, Senin (5/10/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya tugas baru bagi para pejabat yang dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lima pejabat yang mendapatkan amanah baru tersebut yakni:

Hendra Kusuma, S.H., M.Si., dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Sekretaris DPRD Natuna.

Edwin Priyoto, S.H., dari Sekretaris DPRD Natuna menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah.

Ilham Kauli, S.H., M.Si., dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Hikmatul Arif, S.A., dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.

Ikwan Solihin, S.A., M.A., dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam sambutan menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menggerakkan organisasi pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera bekerja, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta membangun koordinasi yang kuat dengan seluruh jajaran.

“Pelantikan ini merupakan awal dari tanggung jawab dalam memimpin perangkat daerah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Natuna,” kata Cen.

Menurutnya, pejabat pimpinan tinggi pratama harus mampu menjadi motor penggerak organisasi, membangun tim yang solid, serta menghadirkan inovasi dan solusi terhadap berbagai persoalan pemerintahan.

Cen secara khusus menekankan pentingnya kerja tim. Ia meminta para kepala perangkat daerah tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan membangun kolaborasi bersama seluruh pejabat dan staf di lingkungan masing-masing.

“Saya mau kerja teamwork, jadi tidak bekerja sendiri. Harus bersama-sama. Kerja teamwork itulah yang bisa membantu dinas masing-masing, sehingga kita bisa bersama-sama membangun Natuna dan bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga integritas, meningkatkan akuntabilitas, memperkuat kolaborasi, serta berorientasi pada hasil dan kinerja.

Pesan paling tegas disampaikan Cen terkait evaluasi kinerja pejabat.

Ia menegaskan bahwa rotasi tidak harus menunggu sampai dua tahun. Menurut Cen, setiap pejabat harus mampu menunjukkan hasil kerja setelah dipercaya menduduki sebuah jabatan. Jika penempatan tidak berjalan sesuai harapan organisasi, evaluasi dapat dilakukan lebih cepat.

“Rotasi tidak berarti harus menunggu dua tahun. Kalau penempatan selama enam bulan, tujuh bulan tidak bagus, kita akan rotasi lagi,” tegasnya.

Cen meminta seluruh pejabat tidak menjadikan jabatan sebagai zona nyaman. Amanah yang diberikan harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan kontribusi bagi masyarakat.

“Bekerjalah dengan baik, tunjukkan hasilnya. Ayo kita sama-sama membangun Natuna,” ujarnya.

Di sisi lain, Cen juga menyampaikan pesan kepada pejabat yang mendapatkan penempatan baru agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap posisi memiliki tanggung jawab dan peluang untuk memberikan kontribusi bagi daerah.

“Jangan putus asa bagi yang merasa penempatan yang hari ini kurang baik. Selalu ada jalan untuk kita semua,” katanya.

Tak hanya berbicara soal sumber daya manusia, Cen juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Natuna akan memprioritaskan pembenahan kantor pemerintahan dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, renovasi lantai dua Kantor Bupati Natuna direncanakan mulai dilakukan tahun depan.

Cen mengakui masih terdapat sejumlah ruang kerja pejabat yang kondisinya belum layak. “Saya tahu ruang asisten, ruang staf ahli itu sangat tidak layak. Saya mohon maaf, baru bisa renovasi sekarang. Tahun depan kita akan renovasi,” ungkapnya.

Menurut Cen, pembenahan fasilitas pemerintahan merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik sehingga aparatur dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Bagaimana kita bisa bekerja dengan bagus kalau rumah kita tidak bagus,” ujarnya.

Cen berharap penyegaran birokrasi dan pembenahan fasilitas pemerintahan tersebut dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan, Natuna memiliki potensi besar sehingga seluruh jajaran pemerintah daerah harus bergerak bersama, bekerja lebih keras, lebih cerdas dan penuh keikhlasan. “Demi mewujudkan Natuna yang makmur, berdaya saing dan berbudaya,” pungkas Cen. (KG/IK)