Kepri – Masyarakat Dusun satu keluhkan pelayanan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Mentuda, atas terputusnya aliran listrik yang berkepanjangan di wilayah Dusun satu Mentuda, Kecamatan Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).
Terputusnya aliran listrik yang berlarut larut membuat sejumlah masyarakat kecewa dengan pelayanan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Mentuda.
Salah satu masyarakat Dusun satu Mentuda menjelaskan bahwa masyarakat di Dusun satu saat ini sudah berminggu-minggu tanpa aliran listrik.
“Sudah belasan hari listrik tidak hidup gelap gulita dan masyarakat mentuda sangat resah, nampaknya ada kelalaian atau kesengajaan maupun pembiaran dari pihak pengelola PLTD, makanya tidak ada kabar beritanya sampai hari ini” Ujar Masyarakat tersebut
Selain itu, mereka berharap agar pejabat pemerintah Lingga mendengarkan keluhan yang mereka sampaikan, serta berharap agar pejabat pemerintah melakukan sidak ke kantor pengelola PLTD, Supaya masalah tersebut cepat teratasi dan masyarakat Dusun dapat kembali menikmati listrik.
“Sudah berlarut larut, banyak sudah masyarakat Dusun saat ini mengeluhkan sikap dan pelayanan petugas PLTD dalam merespon keluhan masyarakat” Tambahnya
Perlu diperhatikan bahwa di jaman modern ini yang sudah penuh dengan pelayanan digital, pengaruh pemadaman listrik yang berkepanjangan sangat besar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat saat ini, baik dalam segi kehidupan keluarga, sosial, informasi, ekonomi dan komunikasi antar masyarakat.
Selain itu, Undang undang ketenaga listrikan memandatkan penyedia listrik wajib memberikan aliran listrik yang terus-menerus dengan kualitas baik sebagai mana yang tertuang dalam undang undang nomor 30 tahun 2019 tentang kelistrikan yang mengatur terkait Hak konsumen dan kewajiban penyedia serta tanggung jawab hukum dan sanksi.
Hingga berita ini ditayangkan masyarakat di wilayah tersebut masih menjalani kehidupan dalam keadaan gelap gulita dan hingga kini mereka masih menunggu informasi terkait kapan aliran listrik dapat di salurkan kembali oleh PLTD Mentuda.











