NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna menunjukkan keseriusannya dalam membangun generasi Qurani yang berprestasi. Tak ingin hanya puas dengan capaian empat besar pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Pemkab Natuna kini menyiapkan strategi pembinaan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan dimulai sejak usia dini.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi MTQ XII Provinsi Kepulauan Riau yang dirangkaikan dengan penyerahan bonus secara simbolis kepada para kafilah berprestasi. Kegiatan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Natuna, Bukit Arai, Selasa (4/8/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Natuna bersama Wakil Bupati Natuna serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Asisten I Setda Natuna, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pembina, hingga perwakilan kafilah yang mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh peserta, pelatih, dan pendamping yang telah mengantarkan Natuna menembus empat besar. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama yang patut dibanggakan, namun harus menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi kita semua. Pembinaan tidak boleh bersifat musiman, tetapi harus dilakukan secara berkesinambungan. Kita ingin melahirkan generasi Qurani yang mampu membawa nama Natuna semakin diperhitungkan di tingkat provinsi bahkan nasional,” tegas Bupati.
Bupati Cen Sui Lan menilai, keberhasilan sebuah daerah dalam MTQ tidak hanya ditentukan oleh persiapan menjelang perlombaan, melainkan oleh sistem pembinaan yang berjalan secara konsisten sepanjang tahun. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Natuna akan memperkuat proses penjaringan bibit unggul dari sekolah-sekolah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, LPTQ, sekolah dan para pembina, potensi anak-anak Natuna di berbagai cabang MTQ diharapkan dapat ditemukan lebih awal sehingga pembinaannya berlangsung lebih maksimal.
Dalam rapat tersebut juga dibahas mekanisme seleksi peserta yang disesuaikan dengan kondisi geografis Kabupaten Natuna sebagai wilayah kepulauan. Peserta dari pulau-pulau terluar diberikan kesempatan mengikuti seleksi secara daring melalui Zoom, sedangkan peserta di wilayah daratan menjalani seleksi secara langsung. Sistem ini dinilai mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh putra-putri Natuna tanpa terkendala jarak.
Tak hanya itu, Bupati Cen Sui Lan juga mendorong agar pembinaan lebih banyak dilaksanakan di Natuna dengan menghadirkan pelatih dan dewan hakim berpengalaman dari luar daerah. Selain lebih efisien dari sisi anggaran, langkah tersebut diyakini mampu memberikan transfer ilmu yang lebih optimal kepada peserta maupun pembina lokal.
Ia juga mengusulkan agar jumlah dewan hakim pada MTQ mendatang ditambah dan diberi peran sebagai mentor. Dengan demikian, proses penilaian tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas tilawah, tahfiz, kaligrafi, tafsir dan cabang-cabang MTQ lainnya.
Perhatian khusus turut diberikan pada cabang kaligrafi yang berhasil menyumbangkan prestasi membanggakan bagi Natuna. Pemerintah daerah berharap keberhasilan tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak seniman kaligrafi muda yang mampu mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para peserta, Pemerintah Kabupaten Natuna menyerahkan bonus secara simbolis kepada kafilah berprestasi. Apresiasi itu diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya agar mencintai Al-Qur’an melalui ajang MTQ.
Menutup rapat evaluasi, Bupati Cen Sui Lan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pembinaan MTQ sebagai gerakan bersama. Menurutnya, keberhasilan kafilah bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Natuna.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan, dukungan semua pihak, serta semangat mencetak generasi Qurani yang unggul, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis mampu meningkatkan prestasi pada MTQ Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2028, bahkan membuka peluang melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah dan seniman kaligrafi yang mampu mengharumkan nama Natuna di tingkat nasional. (KG/IK)
