PELALAWAN – Komitmen pemerintah dalam merealisasikan peningkatan jalan Lintas Bono-Sibekek patut diacungi jempol.
Pasalnya, tahun ini Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga BPJN Riau menganggarkan untuk 4,9 kilometer peningkatan jalan aspal dengan terbagi dua seksi, seksi 1 senilai sekitar Rp 21 miliar dan seksi 2 senilai sekitar Rp 16 miliar.
Dengan demikian berarti sekitar 25 KM lagi jalan yang belum diaspal menuju Desa Pulau Muda.
Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti, Raja Eka Putra. S. Sos. M. Si, baru-baru ini di Teluk Meranti, ia sangat mendukung atas kelanjutan pembangunan jalan tersebut.
“Kita sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih kepada Kementrian terkait karena melanjutkan pembangunan jalan lintas bono. Tahun ini penambahan 4,9 kilometer,” sebutnya menjawab wartawan.
Dengan demikian tentu lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari-hari untuk meningkatkan perekonomiannya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Teluk Meranti, Suwandi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kebijakan pemerintah melanjutkan pembangunan Jalan Lintas Bono.
“Meskipun sudah ada MoU bahwa Pemerintah Provinsi Riau wajib membangun Jalan Lintas Bono setiap tahun, namun, ditengah anggaran defisit tapi tetap mendapat jatah pembangunan jalan sepanjang 4, 9 kilometer lagi”, ujarnya
Suwandi berharap kepada rekanan kontraktor pelaksana agar mengerjakan proyek jalan tersebut sesuai sfek serta menjaga mutu dan kualitas, karena digunakan masyarakat dalam jangka waktu panjang. Pungkasnya. (Sul)











