Ririn Warsiti Ingin Batik Kepri Mendunia

Anggota DPRD Kepri, Ririn Warsiti menawan dengan balutan baju batiknya sambil menyeruput secangkir teh. MUNAWIR

BATAM – Anggota DPRD Kepri, Ririn Warsiti SE MM berkunjung ke Rumah Batik, Al Ukhuwah Batam, Senin 2 Oktober 2023 dalam rangka Hari Batik Nasional. Dalam kunjungan itu, Ririn melihat karya-karya batik khas Kepri yang tidak kalah cantik dan menariknya dari daerah lainnya di Indonesia.

Ririn Warsiti mengaku takjub dengan corak batk Kepri yang menawan. Apalagi Kepri memiliki sebelas motif batik antara lain, Awan Larat, Kasih Bersambut, Bunga Hutan, Perio Kere Sulor Berkait, Bunga Kundur Awan Menjulang, Rejang Bersusuk, Bunga Sakat Dara Merajok, Siput Gonggong, Bunga Semayang, Bunga Sakat Bayang Terurai, Supung Gonggopng, Kuntum Berendam dan Ikan Marlin.

Ririn berharap, batik Kepri bisa mendunia. Karena motif dan corak batik Kepri yang khas dan menawan. “Batik Kepri ini menyimpan sejuta pesona. Batik ini perlu terus dikembangkan dan dipasarkan,” katanya.

Ririn menyatakan, batik sebagai simbol peradaban, maka dari itu, setiap masyarakat Kepri wajib membudayakan Batik Kepri kepada penerus bangsa.

Seperti diketahui, sejak tahun 2009, batik secara resmi diakui oleh UNESCO sebagai kontribusi budaya Indonesia kepada dunia.

Maka sejak saat itulah, Pemerintah Indonesia telah menetapkan tanggal 2 Oktober untuk dirayakan sebagai Hari Batik Nasional.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi,mengajak warga Kepri bangga memakai baju batik. Di momen Hari Batik Nasional ini, mengenakan batik sebagai bentuk bangga akan warisan Indonesia.

“Di Kepri sendiri sudah banyak batik khas, dengan memakai batik, selain kecintaan kita akan warisan Indonesia, juga membatu saudara kita pelaku IKM makin sejahtera,” ujar Marlin yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam tersebut.

Marlin bahkan menjadi tokoh Kepri yang mewujudkan Batam memiliki batik khas, Batik Batam dengan beragam motif, di antaranya motif ikan marlin, gonggong, dan sebagainya. (munawir)