SMSI Natuna Resmi Terbentuk, Doni Papilius Siap Perkuat Profesionalisme Media Siber Lokal

NATUNA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna resmi terbentuk. Tongkat kepemimpinan organisasi media siber tersebut kini diamanahkan kepada Doni Papilius, setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari SMSI Provinsi Kepulauan Riau.

Penyerahan SK dilakukan pada Senin (26/1/2026) sebagai bagian dari upaya penguatan struktur organisasi SMSI di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di daerah perbatasan.

Sebelumnya, SMSI Provinsi Kepulauan Riau telah lebih dulu menerbitkan SK kepengurusan SMSI Kota Batam dan SMSI Kabupaten Bintan. Dengan terbentuknya SMSI Kabupaten Natuna, konsolidasi perusahaan pers siber di wilayah perbatasan Kepri diharapkan semakin solid, terarah, dan profesional.
Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Riau, Rinaldi Samjaya, menegaskan pentingnya pendataan ulang perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan seluruh anggota merupakan perusahaan pers yang aktif, profesional, serta memenuhi standar sesuai Undang-Undang Pers.

“Pendataan ulang ini penting agar SMSI diisi oleh perusahaan pers yang benar-benar aktif dan profesional. Kita ingin organisasi ini kuat secara administrasi sekaligus berkualitas,” ujar Rinaldi.

Ia juga menyoroti tantangan besar yang tengah dihadapi industri media saat ini, mulai dari pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi, hingga derasnya arus informasi di media sosial.

“Media siber harus mampu beradaptasi dengan AI dan perkembangan digital. Namun, prinsip verifikasi, independensi, dan etika jurnalistik tetap menjadi fondasi utama. Kecepatan tidak boleh mengalahkan kebenaran,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Natuna, Doni Papilius, menyatakan komitmennya untuk menjadikan SMSI Natuna sebagai wadah pemersatu perusahaan pers siber lokal yang profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan membangun soliditas antarperusahaan pers di Natuna. SMSI harus menjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas jurnalistik serta menjaga marwah pers yang sehat dan independen,” kata Doni.

Ia menambahkan, SMSI Natuna akan mendukung penuh seluruh program SMSI Provinsi Kepulauan Riau, termasuk pendataan ulang anggota dan penguatan kapasitas media di daerah.

“Kami akan segera melakukan konsolidasi internal, mendata ulang anggota, serta mendorong media di Natuna agar mampu beradaptasi dengan era digital dan teknologi AI tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik,” tambahnya.

Dengan kepengurusan baru ini, SMSI Kabupaten Natuna diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan ekosistem pers yang profesional, berdaya saing, serta berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah dan peningkatan literasi informasi masyarakat. (KG/IK)