22/07/2026
IMG-20260722-WA0014

NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong penguatan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan dengan peninjauan langsung Wakil Bupati Natuna ke lokasi pembibitan (nursery) Program Produksi Benih Kelapa Dalam Siap Salur Provinsi Kepulauan Riau di Desa Cemaga Tengah Air Buluh, Kecamatan Bunguran Selatan, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan komoditas kelapa yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian masyarakat Natuna.

Program pembibitan kelapa ini merupakan kegiatan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Pelaksanaannya dilakukan oleh CV Air Bunga dengan total sebanyak 45.000 bibit kelapa varietas unggul lokal yang dipersiapkan untuk mendukung peremajaan dan perluasan perkebunan rakyat.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati, Jarmin Sidik tidak hanya melihat langsung kondisi area pembibitan, tetapi juga berdialog dengan pelaksana program dan para petani terkait perkembangan kegiatan serta manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

Menurut Jarmin, penyediaan benih unggul merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para petani serta mendukung pengembangan perkebunan kelapa di Natuna,” ujar Jarmin Sidik.

Peninjauan tersebut juga menjadi momentum untuk melihat potensi besar komoditas kelapa sebagai sektor unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan.

Sementara itu, salah seorang petani yang hadir menyampaikan bahwa bibit kelapa yang saat ini berada di lokasi pembibitan direncanakan mulai didistribusikan pada November 2026, apabila tidak ada perubahan jadwal.

Bibit tersebut akan dimanfaatkan untuk program peremajaan tanaman kelapa yang sudah tidak produktif serta mendukung perluasan areal perkebunan masyarakat. Kehadiran puluhan ribu bibit unggul ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi, memperluas lahan tanam, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis perkebunan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaksana program, dan masyarakat, Natuna optimistis dapat memperkuat sektor pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan, sekaligus menjadikan komoditas kelapa sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah di wilayah perbatasan Indonesia. (KG/IK)