Walikota Ancam Rombak Pejabat Buntut Masalah Air, Sampah, Banjir, Gubernur LSM LIRA; “Titipan Politik atau Salah Pilih…?”

BATAM – Walikota Batam, Amsakar Ahmad baru baru ini memberikan pernyataan tegas akan melakukan perombakan jajaran pemerintah kota (Pemko Batam) jika tiga masalah kronis – air, sampah, dan banjir tidak kunjung tuntas.

Menanggapi pernyataan tegas walikota Batam, Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto sampaikan kritik tajam terkait profesionalisme dan penempatan pejabat sejak awal.

Dalam pernyataannya ,Yusril menjelaskan bahwa persoalan krisis air bersih dan titik banjir yang semakin meluas, serta tata kelola sampah yang semrawut sudah menjadi “makanan harian” warga Batam selama lebih dari setahun terakhir.

“Alih-Alih mendapat solusi konkret, masyarakat justru disuguhi rencana bongkar pasang kabinet yang dianggap sebagai pengakuan secara tidak langsung akan kegagalan menajemen internal Pemko” Ujarnya.

Selain itu, Yusril juga mempertanyakan bagaimana sebenarnya proses seleksi pejabat di bawah kepemimpinan Amsakar….? Apakah prinsip “the right man in the right place” benar-benar diterapkan atau justru posisi-posisi strategis tersebut diisi berdasarkan syarat sponsor dan kepentingan politik semata.

Yusril berpendapat, jika pejabat yang diangkat sejak awal memiliki kompetensi dan dikaji secara matang, seharusnya tiga masalah besar tersebut tidak berlarut-larut hingga memasuki tahun kedua periode ini.

Menurutnya, Ancaman “rombak – ganti ” juga tidak mengubah keadaan, selagi pola rekrutmen masih tidak diubah dari sistem “titipan” menjadi berbasis kemampuan nyata.

“Kalau orang-orang yang tidak tepat terus di biarkan menduduki posisi krusial, Batam lama kelamaan akan terancam hancur oleh krisis air dan sampah, mayarakat butuh solusi, bukan sekedar ancaman mutasi yang berkesan coba-coba,” Tegas Yusril selaku gubernur LSM Lira Kepri.

Beliau juga menambahkan, Kini bola panas ada ditangan Walikota Amsakar Ahmad, akankah perombakan ini benar-benar membawa perubahan atau hanya sekedar aksi layanan publik di Kota Batam.

Sumber; Gubernur LSM Lira Kepri