Batam, – Warga Kampung Telaga Rindu, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Batam atas respon cepat dalam memperbaiki jalan berlubang di Jl. Hasanudin, Kabil, Nongsa, Minggu (13/9/2026).
Tanggapan positif tersebut disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat Telaga Rindu, Daeng Palopo, bersama Ketua RT 05 Anwar Djaga Aihua saat ditemui di lokasi.
Daeng mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan perbaikan jalan tersebut, khususnya pejabat Pemerintah Kota Batam.
“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait jalan berlubang ini. Pihak pemerintah cepat tanggap dengan merespon cepat dan melakukan perbaikan jalan. Langkah tersebut sangat layak kita apresiasi,” ujar Daeng di lokasi.
Hal senada disampaikan Ketua RT 05 Telaga Rindu, Anwar Djaga Aihua. Ia menegaskan respon cepat tersebut menjadi bukti nyata bahwa Pemko Batam tidak tinggal diam terhadap keluhan warganya.
“Kami selaku warga Telaga Rindu Kabil Nongsa sangat mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Batam dalam menanggapi dan langsung melakukan perbaikan terhadap jalan berlubang yang dikeluhkan warga. Ini bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Batam sangat tanggap terhadap keluhan masyarakat umum dan layak kita apresiasi,” tegas Anwar.
Pantauan di lapangan, kondisi jalan berlubang di Jl. Hasanudin Kabil saat ini telah selesai diperbaiki dengan tambalan aspal yang merata. Arus lalu lintas di kawasan tersebut pun telah kembali normal dan lancar.
Sebelumnya diberitakan, terdapat tiga kecelakaan beruntun dalam empat hari terakhir di Jl. Hasanudin, Kabil, Nongsa, akibat jalan berlubang di bahu jalan tepat di dekat pintu masuk Kawasan Industri Prima Kabil. Insiden tersebut menjadi perhatian serius warga sekitar.
Daeng saat itu menjelaskan, kecelakaan terjadi akibat pengendara menghantam lubang yang cukup dalam di sisi bahu jalan. Sedikitnya dua korban mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kerusakan jalan diduga akibat kerap dilintasi kendaraan dengan beban berat. Sebelum diperbaiki pemerintah, warga Kampung Telaga Rindu bahkan secara swadaya menambal titik-titik lubang menggunakan material tanah seadanya untuk mengantisipasi kecelakaan susulan.
Kini, dengan telah diperbaikinya jalan tersebut, warga berharap Pemko Batam terus meningkatkan pemeliharaan infrastruktur jalan, khususnya di kawasan industri yang padat lalu lintas kendaraan berat.
