NATUNA — Bupati Natuna, Cen Sui Lan secara resmi menutup Turnamen STAI CUP Plus dalam rangka Milad Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna ke-24 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli STAI Natuna, Sabtu (22/8/2026), tersebut turut berkolaborasi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau.
Penutupan turnamen menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan kepada generasi muda Natuna agar terus mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Darson,l menyampaikan dukungan pemerintah provinsi terhadap pengembangan olahraga di daerah, termasuk Natuna.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan mengatakan olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berprestasi sekaligus membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau atas perhatian serta dukungan terhadap kegiatan olahraga di Natuna.
“Atas nama masyarakat Natuna, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur atas dukungan terhadap kejuaraan bola voli ini,” ujar Cen Sui Lan.
Menurutnya, keterbatasan jarak dan akses menjadi salah satu tantangan bagi atlet Natuna untuk mengikuti berbagai kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, dukungan pemerintah provinsi dinilai sangat penting untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet-atlet Natuna.
Cen Sui Lan juga berharap atlet Natuna dapat tampil maksimal pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2028. “Kita berharap pada POPDA 2028 nanti anak-anak kita bisa tampil luar biasa dan membawa nama baik Natuna,” katanya.
Ia menambahkan, olahraga bola voli telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Natuna. Hampir setiap desa memiliki tradisi pertandingan voli yang menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat.
Selain pembinaan atlet, Cen Sui Lan juga menyoroti kebutuhan sarana olahraga di Natuna. Salah satunya adalah fasilitas kolam renang yang dinilai masih perlu mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi.
“Kami masih kekurangan kolam renang. Kami berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana olahraga di Natuna,” ungkapnya.
Cen Sui Lan juga berpesan kepada para atlet agar tidak cepat berpuas diri ketika meraih kemenangan dan tidak berkecil hati bagi mereka yang belum berhasil menjadi juara.
“Bagi anak-anak yang menang, jangan merasa sudah selesai. Yang kalah juga jangan merasa kalah. Teruslah berlatih dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” pesannya.
Ia menegaskan, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan latihan, disiplin, semangat, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah, masyarakat, sekolah dan berbagai pihak.
Turnamen STAI CUP Plus 2026 diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Milad STAI Natuna ke-24, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan, mempererat persaudaraan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Pemerintah Kabupaten Natuna, lanjut Cen Sui Lan, akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya mencetak atlet berprestasi dari daerah perbatasan yang mampu bersaing hingga tingkat nasional. (KG/IK)
