27/07/2026
IMG-20260727-WA0014

NATUNA – Membangun prajurit yang tangguh tidak dimulai saat menghadapi medan tugas, tetapi sejak hari pertama mengenakan seragam. Berangkat dari semangat tersebut, Lanud Raden Sadjad (RSA) menggelar pembinaan bagi personel baru dinas pertama di Halaman Baseops Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Senin (27/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter prajurit TNI Angkatan Udara yang disiplin, profesional dan memiliki integritas tinggi. Pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari proses adaptasi personel baru terhadap kehidupan militer yang menuntut kesiapan fisik, mental, serta tanggung jawab dalam mengemban tugas negara.

Dalam pelaksanaannya, para personel baru mendapatkan materi Peraturan Penghormatan Militer (PPM) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kedua materi ini merupakan fondasi utama Peraturan Militer Dasar yang tidak hanya melatih ketepatan gerakan, tetapi juga membangun jiwa korsa, kekompakan, ketegasan dan kepatuhan terhadap aturan.

Seluruh materi diberikan dengan mengacu pada Peraturan Panglima TNI Nomor 57 Tahun 2018 tentang Penghormatan Militer serta Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018 tentang Tata Cara Baris Berbaris yang menjadi pedoman resmi di lingkungan TNI.

Tak hanya menerima pelatihan lapangan, personel baru juga memperoleh santiaji dari para perwira Lanud Raden Sadjad. Dalam pembekalan tersebut, mereka dibekali pemahaman mengenai pentingnya kepemimpinan, loyalitas, etika keprajuritan, disiplin, serta semangat pengabdian sebagai bekal dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.

Pembinaan ini menjadi investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia TNI AU yang unggul. Dengan karakter yang kuat, disiplin yang melekat, serta jiwa pengabdian yang tinggi, setiap personel diharapkan mampu menjadi prajurit profesional yang siap menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus menjaga kehormatan institusi dan kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Melalui pembinaan sejak awal masa dinas, Lanud Raden Sadjad menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan prajurit-prajurit berkualitas yang tidak hanya andal dalam kemampuan militer, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, dedikasi, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (KG/IK)