29/09/2026
IMG-20260929-WA0028

NATUNA – Kabupaten Natuna kembali menjadi perhatian pemerintah pusat. Kunjungan kerja Ketua MPR RI ke wilayah perbatasan Indonesia ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat kepulauan.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, tiba di Natuna, Selasa (29/9/2026), untuk mendampingi kunjungan kerja Ketua MPR RI yang dijadwalkan berlangsung Rabu (30/9/2026).

Kedatangan, Iman Sutiawan disambut Bupati Natuna, Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang VIP Bandara Lanud Raden Sadjad.

Turut tiba di Natuna Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., serta Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Dalam agenda tersebut, Ketua MPR RI bersama rombongan dijadwalkan meninjau sejumlah program strategis nasional di Natuna, di antaranya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan Sekolah Rakyat.

Iman Sutiawan mengatakan, kunjungan langsung pimpinan lembaga negara ke Natuna memiliki arti penting bagi daerah kepulauan dan perbatasan.

Menurutnya, kehadiran pimpinan lembaga negara di lapangan membuka ruang untuk menyampaikan secara langsung kondisi pembangunan serta aspirasi masyarakat Natuna.

“Kami tentu menyambut baik kunjungan Ketua MPR RI ke Kabupaten Natuna. Bagi kami di daerah, kehadiran pimpinan lembaga negara secara langsung menjadi kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan,” ujar Iman.

Ia mengatakan, Natuna memiliki karakteristik geografis yang berbeda dengan daerah daratan. Kondisi kepulauan dan letaknya di wilayah perbatasan membuat pembangunan membutuhkan dukungan, koordinasi, serta kebijakan yang berkelanjutan.

“Kami berharap berbagai persoalan yang disampaikan pemerintah daerah dan masyarakat dapat menjadi perhatian di tingkat nasional, sehingga sinergi pusat dan daerah semakin kuat dan pembangunan di Natuna dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Iman menilai, peninjauan langsung ke lapangan juga penting untuk melihat sejauh mana program strategis pemerintah berjalan dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat.

Program seperti KNMP, kata dia, tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan. Sementara keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Natuna untuk memperkenalkan potensi daerah serta menyampaikan berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat di wilayah terdepan Indonesia.

“Natuna bukan hanya bagian dari Kepri, tetapi juga merupakan wilayah strategis Indonesia. Karena itu, pembangunan di Natuna membutuhkan perhatian dan sinergi lintas pemerintahan,” ujarnya.

Kehadiran Ketua MPR RI, Ketua DPRD Kepri, Wakil Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, serta jajaran Forkopimda di Natuna diharapkan memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan kawasan kepulauan dan perbatasan.

Agenda peninjauan program strategis nasional pada Rabu (30/9/2026) pun menjadi momentum membawa berbagai aspirasi masyarakat Natuna ke tingkat nasional, sekaligus memperkuat perhatian terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia. (KG/IK)