21/07/2026
IMG-20260718-WA0016-1536x690

NATUNA – Upaya Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memperkuat ketahanan air bersih memasuki babak baru. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Kabupaten Natuna bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) berhasil menuntaskan uji coba kedua sistem pompa dan jaringan distribusi air di Embung Sebayar, Sabtu (18/7/2026), dengan hasil yang melampaui target perencanaan.

Keberhasilan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Natuna yang mulai menghadapi musim kemarau. Embung Sebayar diproyeksikan segera beroperasi sebagai sumber tambahan air baku guna meningkatkan keandalan pelayanan air bersih dan mengurangi risiko krisis pasokan di sejumlah wilayah.

Pada pengujian sebelumnya, debit air yang mengalir ke Reservoir Bukit Berangin baru mencapai sekitar 39 liter per detik, masih berada di bawah kapasitas desain sebesar 50 liter per detik. Hasil itu kemudian menjadi dasar evaluasi teknis yang dilakukan oleh tim BWSS.

Melalui optimalisasi putaran (RPM) pada dua unit pompa, pengujian ulang yang berlangsung sekitar satu jam berhasil meningkatkan kapasitas aliran hingga mencapai sekitar 59 liter per detik atau melampaui target yang telah ditetapkan.

Direktur PDAM Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem telah siap dioperasikan untuk memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, uji coba yang kita lakukan pada hari kedua ini menghasilkan kapasitas sesuai dengan perencanaan. Setelah uji coba ini selesai, Embung Sebayar akan segera kita operasikan karena Natuna sudah mulai memasuki musim kemarau,” ujar Zaharuddin.

Ia menjelaskan, tambahan pasokan air dari Embung Sebayar sangat dibutuhkan mengingat dalam beberapa waktu terakhir PDAM telah menerapkan sistem pergiliran distribusi air di sejumlah kawasan akibat menurunnya debit air baku.

“Kami berharap kehadiran Embung Sebayar mampu menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada pelanggan, terutama selama musim kemarau,” tambahnya.

Selain memastikan kinerja pompa, tim gabungan juga memeriksa kesiapan reservoir berkapasitas 100 meter kubik yang dibangun BWSS sebagai penampungan air sebelum didistribusikan ke jaringan pelanggan.

Usai seluruh rangkaian pengujian dinyatakan memenuhi target, BWSS secara resmi menyerahkan berita acara hasil uji coba pengoperasian pompa kepada PDAM Tirta Nusa Natuna di Reservoir Bukit Berangin. Serah terima tersebut menandai selesainya tahapan pengujian sekaligus menjadi dasar dimulainya operasional Embung Sebayar.

Dengan beroperasinya embung tersebut, diharapkan pasokan air bersih di Kabupaten Natuna semakin andal, sekaligus memperkuat ketahanan sumber daya air di wilayah perbatasan Indonesia dalam menghadapi musim kemarau dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. (KG/IK)