Gairahkan Literasi Sejak Dini, Lomba Bertutur SD se-Natuna Resmi Digelar

NATUNA – Semangat literasi kembali digaungkan di Kabupaten Natuna. Mewakili Bupati Natuna, Asisten I Bidang Pemerintahan, Khaidir, S.E., secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/Sederajat se-Kabupaten Natuna Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Syamsul Hilal Dinas Perpustakaan Daerah, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dari berbagai sekolah dasar, yang tampil membawakan cerita dengan penuh ekspresi dan kreativitas. Lomba bertutur ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan penguatan budaya literasi sejak usia dini.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Natuna, Erson Gempa Apriyadi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan minat baca generasi muda. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan karya dan cerita lokal khas Natuna kepada para pelajar.

Menurutnya, pelaksanaan lomba bertutur tahun ini merupakan hasil dari capaian prestasi daerah di bidang perpustakaan dan kearsipan, yang berhasil meraih Akreditasi C sehingga memperoleh dukungan dana dari pemerintah pusat melalui APBN.

“Ke depan, kami menargetkan peningkatan akreditasi menjadi B, agar dukungan ini bisa terus berlanjut dan kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan tetap,” ujar Erson.

Ia juga berharap semangat literasi dapat terus meluas hingga ke tingkat sekolah, desa, hingga kecamatan, sehingga lahir lebih banyak bibit unggul yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Lomba bertutur ini akan berlangsung selama dua hari dengan total 23 peserta dari 13 sekolah di Kabupaten Natuna.

Dalam sambutan Bupati Natuna yang dibacakan Khaidir, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa budaya membaca merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

“Lomba bertutur ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membudayakan kegemaran membaca serta meningkatkan indeks literasi masyarakat,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Khaidir menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara Dinas Perpustakaan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, agar kegiatan literasi dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil di Natuna.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan geliat literasi di Natuna semakin tumbuh dan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan cinta budaya lokal. (KG/IK)