01/10/2026
IMG-20261001-WA0014

NATUNA – Letak Kabupaten Natuna yang berada jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau maupun ibu kota negara bukan menjadi alasan bagi kepolisian untuk lengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Situasi Kamtibmas di Kabupaten Natuna dinilai tetap aman dan kondusif. Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., terhadap kinerja Kapolres Natuna beserta seluruh jajarannya.

Dalam kunjungannya ke Natuna, Asep mengatakan dirinya telah menerima laporan langsung dari Kapolres Natuna mengenai situasi keamanan di wilayah tersebut.

Menurutnya, secara umum kondisi keamanan di Natuna masih sangat terkendali. Meski terdapat sejumlah kasus kriminalitas, tidak ditemukan gangguan keamanan yang menonjol hingga berdampak terhadap stabilitas daerah.

“Kriminalitas ada, namun masih dalam kondisi terkendali. Dalam artian tidak ada yang terlalu menonjol,” kata Asep.

Ia menjelaskan, berbagai perkara, baik kejahatan konvensional maupun bentuk kejahatan lainnya, dapat ditangani jajaran kepolisian dengan baik.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI dan masyarakat.

“Ini merupakan kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, menjaga Kamtibmas di Natuna bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Sebagai daerah kepulauan dan wilayah terluar Indonesia, stabilitas keamanan menjadi bagian penting agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Karena itu, Asep mengajak masyarakat untuk tidak menyerahkan sepenuhnya persoalan keamanan kepada aparat. Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Ia juga meminta masyarakat mempertahankan kekompakan dan kebersamaan yang selama ini menjadi modal penting dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif.

“Karena dengan kita kompak, dengan kita berkolaborasi, itu semuanya bisa diselesaikan,” tegasnya.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Polres Natuna bukan hanya dilihat dari jumlah perkara yang berhasil ditangani, tetapi juga dari kemampuan jajaran kepolisian bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Di tengah kondisi Kamtibmas yang relatif aman, Kapolda Kepri juga mengingatkan adanya potensi kerawanan lain yang perlu mendapat perhatian, terutama memasuki musim kemarau.

Asep meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih jika dilakukan dengan sengaja.

Ia berharap Natuna tidak mengalami bencana Karhutla seperti yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga di saat kita kemarau ini tidak sampai terjadi kebakaran lahan maupun hutan,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Kapolres Natuna, sebelumnya memang terdapat beberapa titik api di wilayah Natuna. Namun, potensi tersebut dapat ditangani melalui kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat.

Bahkan, terdapat satu kasus yang diduga berkaitan dengan pembakaran yang telah ditangani oleh kepolisian.

“Memang ada beberapa kali atau beberapa titik api. Namun berkat pemerintah daerah, kemudian teman-teman TNI dan kami dari polisi, kita bisa melakukan penanganan,” ujarnya.

Menurut Asep, penanganan tersebut harus menjadi pembelajaran bersama agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memicu Karhutla.

Ia mengingatkan, apabila pembakaran dilakukan dengan sengaja dan memenuhi unsur pidana, pelakunya dapat berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Kapolda Kepri menegaskan bahwa menjaga Natuna tetap aman tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja. Polri membutuhkan dukungan pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana.

Terlebih, Natuna memiliki tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan yang berada cukup jauh dari pusat pemerintahan provinsi maupun nasional.

Karena itu, Asep mengajak seluruh elemen masyarakat terus mempertahankan kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Karena kita cinta, kita harus bahu-membahu menjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang selama ini telah membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga Kamtibmas maupun menangani Karhutla.

“Terima kasih kepada jajaran kepolisian dan TNI yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga Kamtibmas dan penanganan Karhutla. Semoga sinergi ini terus berjalan,” kata Cen Sui Lan.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat diharapkan dapat terus menjaga Natuna tetap aman dan kondusif, sekaligus mendukung daerah tersebut untuk terus berkembang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (KG/IK)