NATUNA – Pesawat angkut strategis Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara untuk pertama kalinya mendarat di Pangkalan TNI AU (Lanud) Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Senin (29/6/2026). Pendaratan perdana pesawat berjulukan Atlas tersebut berlangsung aman dan lancar di bawah cuaca cerah.
Pesawat yang dipiloti Mayor Pnb Riki A. Sihaloho, S.S.T.Han., itu terbang dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung. Setibanya di Lanud Raden Sadjad, kru pesawat disambut jajaran pejabat Lanud yang mewakili Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han.
Keberhasilan pendaratan perdana Airbus A400M di Natuna didukung kesiapan penuh seluruh unsur pendukung operasi penerbangan. Personel Sie Base Ops, Disops Lanud Raden Sadjad bersama PLLU, Base Rescue, Sie Angkutan, Sie Meteo, Sie Logistik, BMP, Sarban, Pom/Pam, hingga tim medis menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku.
Sinergi seluruh unsur tersebut memastikan pelayanan penerbangan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai bagian dari komitmen Lanud Raden Sadjad dalam mendukung operasional pesawat strategis TNI Angkatan Udara.
Airbus A400M merupakan pesawat angkut berat multirole yang memiliki kemampuan di atas C-130 Hercules. Pesawat ini mampu mengangkut muatan hingga 37 ton untuk mendukung berbagai operasi militer maupun misi bantuan kemanusiaan.
Selain memiliki jangkauan terbang hingga 8.900 kilometer, Airbus A400M juga dirancang mampu beroperasi di landasan pendek maupun tidak beraspal. Kapabilitas tersebut menjadikannya sangat efektif menjangkau wilayah kepulauan, perbatasan, dan daerah terpencil di Indonesia.
Pendaratan perdana Airbus A400M di Natuna menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan operasional TNI Angkatan Udara, khususnya dalam meningkatkan mobilitas logistik, mendukung operasi pertahanan, penanggulangan bencana, serta pelaksanaan berbagai misi kemanusiaan di seluruh wilayah Indonesia. (KG/IK)











