NATUNA – Komitmen TNI Angkatan Udara dalam menjaga kesiapan prajurit terus diwujudkan melalui pembinaan kemampuan secara berkelanjutan. Salah satunya dilakukan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna dengan menggelar latihan menembak bagi personel Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) dan Intelijen di Lapangan Tembak Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).
Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, ketangkasan, serta kesiapan operasional prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Kegiatan ini juga diikuti langsung oleh Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., yang menunjukkan komitmen pimpinan dalam membangun sumber daya manusia TNI AU yang unggul dan berdaya saing.
Sebelum latihan dimulai, Kepala Dinas Operasi Lanud Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., memberikan penekanan kepada seluruh peserta agar mengutamakan aspek keselamatan selama pelaksanaan latihan. Ia mengingatkan pentingnya mematuhi seluruh prosedur keamanan, mengikuti instruksi pelatih, serta menjaga disiplin agar kegiatan berlangsung aman, tertib dan efektif.
“Keselamatan personel merupakan prioritas utama. Laksanakan setiap tahapan latihan sesuai prosedur dan tetap disiplin agar tujuan pembinaan dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.
Latihan menembak merupakan salah satu program pembinaan rutin yang bertujuan mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengoperasikan senjata api sesuai standar yang berlaku. Kemampuan tersebut menjadi kompetensi dasar yang harus terus diasah sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas pertahanan dan pengamanan wilayah.
Lebih dari sekadar mengasah kemampuan teknis, latihan ini juga menjadi sarana membentuk karakter prajurit yang disiplin, cermat, bertanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi di lapangan.
Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Lanud Raden Sadjad terus memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara agar tetap profesional, adaptif dan selalu siap menjalankan setiap tugas negara. Langkah ini sekaligus menjadi implementasi nyata nilai-nilai TNI AU AMPUH Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis sebagai fondasi dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. (KG/IK)
