09/10/2026
IMG-20261008-WA0010

NATUNA – Seleksi Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara A-59 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, memasuki tahapan pemeriksaan fisik. Proses pengukuran postur calon siswa (casis) berlangsung di Hanggar Integrasi Lanud Raden Sadjad (RSA), Rabu (7/10/2026).

Kepala Dinas Personel Lanud Raden Sadjad, Kolonel Adm Yuli Afrizan, S.Sos., M.Si., memimpin langsung pemeriksaan bersama panitia seleksi. Pengawasan langsung tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan TNI Angkatan Udara.

Dalam pemeriksaan, setiap casis menjalani pengukuran secara individual. Aspek yang diperiksa meliputi tinggi badan, berat badan, Indeks Massa Tubuh (IMT), serta kesesuaian proporsi tubuh.

Salah satu persyaratan yang menjadi perhatian dalam pengukuran tersebut adalah tinggi badan minimal 160 sentimeter.

Pemeriksaan fisik menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi Bintara PK TNI AU. Hasil pengukuran nantinya menjadi salah satu dasar penilaian untuk menentukan kesesuaian peserta sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Kolonel Yuli Afrizan bersama panitia memastikan proses pemeriksaan dilaksanakan secara terukur, objektif dan transparan, dengan standar yang sama bagi seluruh peserta.

“Setiap peserta mengikuti pemeriksaan berdasarkan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan. Seluruh proses dilakukan secara objektif sesuai tahapan seleksi,” demikian substansi pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

Melalui tahapan seleksi yang ketat dan terukur, Lanud Raden Sadjad turut mendukung proses penerimaan calon prajurit TNI AU yang memenuhi persyaratan, baik dari aspek fisik maupun ketentuan lainnya.

Seleksi Bintara PK TNI AU A-59 menjadi bagian dari proses penyiapan sumber daya manusia TNI Angkatan Udara yang diharapkan mampu mengikuti pendidikan militer dan menjalankan tugas sebagai prajurit matra udara. (KG/IK)