NATUNA – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Rizalihadi, melaksanakan kunjungan kerja ke Lanud Raden Sadjad, Selasa (5/5/2026), dalam rangka memastikan kesiapan operasional pertahanan udara di kawasan perbatasan strategis Indonesia.
Kunjungan ini turut diikuti sejumlah pejabat tinggi TNI AU, di antaranya Inspektur Jenderal TNI AU, Komandan Pusat Polisi Militer TNI AU, Kepala Pusat Kelaikan, Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU, Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional, hingga Kepala Staf Korps Pasukan Gerak Cepat.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, bersama Bupati Natuna, Cen Sui Lan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pejabat Lanud dan satuan terkait.
Dalam agenda kunjungan, Wakasau meninjau langsung kesiapan sejumlah satuan strategis, antara lain Satrad 201 Ranai, Skadron Udara 52, serta Batalyon Arhanud 14 Pasgat. Peninjauan ini difokuskan pada penguatan sistem deteksi dini serta kesiapsiagaan alutsista dalam menjaga kedaulatan udara nasional.
Dalam arahannya, Wakasau menegaskan bahwa Lanud Raden Sadjad memiliki peran vital sebagai Forward Operating Base (FOB) dalam mendukung pengoperasian alutsista modern TNI AU. Ia juga menekankan pentingnya peran radar sebagai “mata dan telinga” pertahanan udara, khususnya di wilayah perbatasan.
“Natuna merupakan wilayah strategis dan menjadi garda terdepan Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara,” tegasnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wakasau menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada satuan jajaran sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan dan lingkungan kerja prajurit. (KG/IK)












