NATUNA – Menjaga ketepatan, disiplin dan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara. Hal ini ditunjukkan personel Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) dan Intelijen Lanud Raden Sadjad (RSA) melalui latihan menembak di Pasopati Shooting Range, Lanud RSA, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (21/10/2026).
Latihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel secara berkala guna mempertahankan keterampilan menembak sekaligus mendukung kesiapan dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menekankan pentingnya peningkatan kemampuan melalui latihan yang konsisten dan evaluasi berkelanjutan.
Menurutnya, setiap sesi latihan harus dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan, mengevaluasi hasil, serta mengidentifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki agar kualitas latihan berikutnya semakin meningkat.
“Selain mengasah ketepatan menembak, kegiatan ini juga menitikberatkan pada konsentrasi, kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, serta penerapan standar keselamatan dalam penggunaan senjata api,” ungkapnya.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian latihan berlangsung tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemampuan menembak yang terpelihara merupakan salah satu unsur pendukung kesiapan personel Pomau dan Intelijen dalam melaksanakan tugas secara profesional, terukur dan bertanggung jawab.
Melalui latihan terarah dan evaluasi berkala, Lanud Raden Sadjad terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar setiap personel mampu mempertahankan keterampilan serta kesiapan dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara di wilayah Natuna. (KG/IK)
