NATUNA – Bupati Natuna, Cen Sui Lan secara resmi membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Kabupaten Natuna Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Stasiun Meteorologi Maritim Penagi, Jalan Agus Salim Puak, Natuna, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), jajaran BMKG, serta para peserta SLCN.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam sambutan mengatakan, Natuna merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi kelautan dan perikanan sangat besar.
Laut, kata dia, tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga, khususnya nelayan. Namun, aktivitas melaut memiliki berbagai risiko yang perlu diantisipasi. Kondisi cuaca, tinggi gelombang, kecepatan angin, arus laut, hingga perubahan kondisi perairan dapat memengaruhi keselamatan maupun hasil tangkapan nelayan.
“Pengetahuan mengenai cuaca dan kondisi laut bukan lagi sekadar informasi tambahan, tetapi merupakan bagian penting dari keselamatan dan keberhasilan nelayan dalam menjalankan aktivitasnya,” kata Cen Sui Lan.
Menurutnya, keberadaan SLCN menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam memahami serta memanfaatkan informasi cuaca dan kelautan yang disampaikan BMKG maupun para narasumber.
Cen Sui Lan mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Para nelayan juga diminta aktif bertanya, berdiskusi, dan menggali pengetahuan selama mengikuti pelatihan.
“Saya mengimbau dan juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi, dan menggali sebanyak mungkin pengetahuan,” ujarnya.
Ia berharap nelayan Natuna tidak hanya mampu menangkap ikan, tetapi juga memiliki kemampuan membaca kondisi alam, memahami informasi cuaca, mengambil keputusan secara tepat, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas melaut.
Pengetahuan yang diperoleh melalui SLCN juga diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan diteruskan kepada sesama nelayan. Dengan demikian, pemahaman terhadap informasi cuaca dapat semakin luas dan mendorong terbentuknya budaya keselamatan di laut.
“Semakin banyak nelayan yang memahami informasi cuaca, kita berharap dapat membangun budaya keselamatan di laut yang semakin kuat di Kabupaten Natuna,” tuturnya.
Cen Sui Lan menegaskan Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan perlindungan, kapasitas, dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Stasiun BMKG Natuna beserta jajaran serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan SLCN.
“Semoga sinergi antara pemerintah, BMKG, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Kita ingin membangun sektor kelautan dan perikanan yang semakin maju, dengan sumber daya manusia nelayan yang semakin tangguh dan adaptif terhadap perubahan kondisi alam,” katanya.
Cen Sui Lan kemudian secara resmi membuka kegiatan SLCN Kabupaten Natuna Tahun 2026. “Semoga melalui SLCN kita dapat mewujudkan nelayan yang hebat, nelayan yang selamat, dan nelayan yang sejahtera,” pungkasnya. (KG/IK)
