Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan ditumbuhi semak belukar dan kondisi bangunannya memprihatinkan. (Foto: SUL)
PELALAWAN – Terpantau beberapa tahun terakhir ini kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan ditumbuhi semak belukar dan kondisi bangunannya memprihatinkan.
Padahal kantor tersebut masih aktif digunakan, namun seperti tidak ada perawatan.
Gedung yang semestinya menjadi pusat peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut justru terlihat kurang terurus. Kondisi ini memunculkan sorotan karena bangunan tersebut merupakan aset daerah yang dibangun menggunakan anggaran negara.
Sumber yang tidak mau menyebutkan namanya, Senin (31/8/2026), angkat bicara terkait kondisi tersebut.
“Sangat miris, di saat pemerintah terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, justru fasilitas yang menjadi penunjang para tenaga pendidik terlihat tidak terawat. Bagaimana kita berharap pendidikan semakin maju jika tempat pengembangan mutu pendidikan saja dibiarkan terbengkalai,” ujar sumber di Pangkalan Kerinci.
Menurutnya, aset pemerintah yang menggunakan uang rakyat harus dijaga dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
“Kami meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan dan pihak terkait segera turun langsung mengecek kondisi gedung ini. Jangan sampai bangunan yang seharusnya memberi manfaat malah menjadi aset yang terbengkalai,” tegasnya.
Sejak kepemimpinan Leonardo, S.Pd. MM, sebagai Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, gedung dinas pendidikan itu semberawut dan terkesan tidak terurus.
Masyarakat berharap ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan agar fasilitas pendidikan tersebut segera ada perbaikan dan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Leonardo, Spd. MM, Senin (31/8/2026) ketika hendak dikonfirmasi terkait hal tersebut tidak berada dikantornya. Dihubungi via handphonenya tidak aktif, hingga berita ini ditayangkan tidak ada tanggapan darinya. (SUL)
