NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran pupuk bersubsidi bagi ratusan kelompok tani. Sebanyak 188,53 ton pupuk bersubsidi resmi disalurkan untuk memenuhi kebutuhan petani di berbagai kecamatan sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penyaluran pupuk dilakukan secara simbolis oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan di Gudang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Natuna, Jalan Hasanuddin, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Senin (13/7/2026).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali menjelaskan bahwa bantuan pupuk tersebut didistribusikan kepada kelompok tani di Kecamatan Bunguran Tengah, Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Batubi, Bunguran Selatan, Bunguran Utara, Serasan dan Serasan Timur.
“Total pupuk bersubsidi yang disalurkan pada tahap ini mencapai 188,53 ton, terdiri atas 30,95 ton pupuk urea, 93,35 ton pupuk NPK, dan 39,56 ton pupuk organik,” ujar Wan Sazali.
Ia menambahkan, sebelumnya Pemkab Natuna juga telah menyalurkan 24,67 ton pupuk bersubsidi untuk wilayah Kecamatan Serasan dan Serasan Timur pada Mei 2026. Bantuan tersebut telah diterima oleh 79 kelompok tani dengan total 733 penerima manfaat.
Untuk memastikan keterjangkauan bagi petani, seluruh pupuk bersubsidi disalurkan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni pupuk urea Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK Rp1.800 per kilogram, dan pupuk organik Rp640 per kilogram.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam sambutan menegaskan bahwa program pupuk bersubsidi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membantu petani menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga integritas dalam proses distribusi pupuk bersubsidi sehingga bantuan benar-benar diterima oleh petani yang berhak.
“Saya berharap tidak ada penyimpangan dalam program pupuk subsidi ini. Bagi petani yang belum mendapatkan alokasi, jangan khawatir. Segera daftarkan kelompok taninya sesuai prosedur, pemerintah akan terus berupaya memberikan bantuan,” tegas Cen Sui Lan.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Natuna juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua petani, yakni almarhumah Suminah dari Kecamatan Bunguran Tengah dan almarhum Muslim dari Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja sektor pertanian. Melalui dukungan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang difasilitasi pemerintah, para petani memperoleh perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Melalui penyaluran pupuk bersubsidi dan penguatan jaminan sosial bagi petani, Pemkab Natuna berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin terjamin, serta ketahanan pangan daerah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. (KG/IK)
