Audit Kinerja Itjenau di Natuna Ditutup, Lanud Raden Sadjad Perkuat Akuntabilitas dan Profesionalisme

NATUNA – Komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat tata kelola organisasi dan akuntabilitas kinerja terus dilakukan melalui pelaksanaan Audit Kinerja Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Udara (Itjenau). Kegiatan audit di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, resmi berakhir dengan digelarnya Exit Meeting di Ruang Rapat Mako Lanud Raden Sadjad, Kamis (25/6/2026).

Penutupan audit ditandai dengan penyerahan hasil pemeriksaan dari Ketua Tim Audit Kinerja Itjenau kepada Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han. Hasil audit tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan perbaikan dalam pelaksanaan program kerja dan pengelolaan organisasi di lingkungan Lanud Raden Sadjad.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit Itjenau atas pelaksanaan pengawasan yang berlangsung secara profesional. Menurutnya, berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi landasan penting dalam meningkatkan tertib administrasi, akuntabilitas, serta kualitas pelaksanaan tugas satuan ke depan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan audit yang telah berjalan dengan baik. Berbagai rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kinerja organisasi dan mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” ujar Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

Sementara itu, Ketua Tim Audit Kinerja Itjenau, Kolonel Tek Nimrod Parpunguan, S.E., M.M., membacakan sambutan Wakil Penanggung Jawab Audit Kinerja Itjenau, Marsekal Muda TNI Easter Hariyanto. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa audit kinerja tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana untuk memastikan pelaksanaan tugas dan pengelolaan sumber daya berjalan secara ekonomis, efisien, efektif, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Audit kinerja juga menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Udara dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan meningkatkan akuntabilitas organisasi di seluruh satuan kerja.

Melalui hasil audit tersebut, Lanud Raden Sadjad diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas strategis menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, khususnya di kawasan perbatasan terdepan Indonesia. Selain itu, penguatan disiplin, profesionalisme, dan budaya kerja yang adaptif menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.

Sebagai salah satu pangkalan udara strategis yang berada di wilayah perbatasan utara Indonesia, Lanud Raden Sadjad memiliki peran vital dalam mendukung operasi pertahanan udara dan menjaga stabilitas keamanan nasional di kawasan Natuna. (KG/IK)