NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mulai menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Juli, Agustus dan September 2026. Program tersebut menyasar masyarakat yang masuk dalam data penerima bantuan dan berlangsung di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat (28/8/2026).
Penyaluran bantuan pangan tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam sambutan mengatakan, peningkatan jumlah bantuan yang diterima masyarakat tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah melakukan pemutakhiran data penerima bantuan secara berkala.
Menurutnya, beberapa waktu lalu pemerintah daerah telah menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk melakukan pendataan ulang masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan.
“Data kita buat lebih sempurna. Setiap bulan nanti ada pengkinian data. Bagi yang masuk desil satu dan desil dua akan mendapat prioritas,” kata Cen Sui Lan.
Ia menegaskan, pembaruan data dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak ingin ada warga kurang mampu yang justru terlewat dari program bantuan.
Selain bantuan pangan, masyarakat yang hadir juga mendapatkan akses Cek Kesehatan Gratis (CKG). Bupati Natuna datang bersama tenaga medis dan dokter untuk memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Cen Sui Lan mengimbau masyarakat tidak takut memeriksakan kondisi kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui penyakit lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
“Bapak-bapak dan ibu-ibu harus cek kesehatan gratis. Kalau kita punya penyakit, lebih cepat diketahui dan lebih cepat bisa diobati,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bantuan beras yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga dan tidak diperjualbelikan.
“Beras itu untuk makan sekeluarga, jangan dijual,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cen Sui Lan juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia. Salah satunya melalui koordinasi terkait pasokan minyak yang disebut telah dikirim dari Jakarta menuju Natuna.
Ia berharap pasokan tersebut dapat segera tiba sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan minyak dengan harga yang lebih terjangkau.
Di hadapan masyarakat Cemaga, Bupati Natuna turut menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia mengatakan, anak dari keluarga yang masuk kelompok desil satu dan desil dua dapat didaftarkan mengikuti program Sekolah Rakyat. Program tersebut disiapkan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, kebutuhan pendidikan peserta didik dalam program tersebut akan didukung, termasuk seragam, sepatu dan tenaga pendidik.
“Tidak ada lagi cerita anak-anak putus sekolah. Anak-anak yang orang tuanya tidak mampu, silakan didaftarkan,” katanya.
Cen Sui Lan menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan pemutakhiran data agar berbagai program pemerintah, baik bantuan pangan, kesehatan maupun pendidikan, dapat tepat sasaran.
Penyaluran bantuan pangan yang dirangkaikan dengan layanan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah perdesaan Natuna. (KG/IK)
